Berita Bogor
Rumah Subsidi di Bogor Terbengkelai Usai Ditinggal Pengembang, Warga Minta Pemkab Bogor Ambilalih
Selain infrastruktur jalannya rusak parah, kondisi penerangan jalan umum juga tidak terawat dengan baik.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Feryanto Hadi
Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama
WARTAKOTALIVE.COM, CIAMPEA - Pemerintah kini sedang gencar mempromosikan rumah subsidi untuk mencapai target penyediaan 3 juta rumah.
Namun program rumah subsidi bukanlah sesuatu yang baru. Program ini sudah gencar dilakukan sejak puluhan tahun lalu.
Bahkan banyak perumahan subsidi yang kini terbengkelai karena ditinggal pengembang. Salah satunya adalah Griya Salak Asri di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Badri Nuryadi, warga Griya Salak Asri, mengatakan dirinya sudah 27 tahun tinggal di perumahan ini.
Namun kondisi lingkungan di perumahan ini sangat menyedihkan.
Baca juga: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Baznas Jaktim Bakal Bedah 195 Rumah Warga Tahun Ini
Selain infrastruktur jalannya rusak parah, kondisi penerangan jalan umum juga tidak terawat dengan baik.
"Jalan di perumahan ini hancur karena tidak ada perhatian dari pengembang. Pengembangnya pun sudah kabur," kata Badri di Ciampea, Rabu (18/6/2025).
Dia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil alih pengelolaan fasilitas umum dan fasilitas sosial di perumahan ini.
"Kami sudah berulang kali mengajukan penyerahan PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas) Umum kepada Pemkab Bogor. Namun hingga kini tak kunjung diambil," ujarnya.
Wildan Hidayat, tokoh masyarakat Griya Salak Asri, berharap Pemkab Bogor segera mengambil alih pengelolaan PSU di perumahan ini.
"Saya sudah 19 tahun tinggal di sini. Kami berharap Pemkan Bogor segera mengambilalih PSU di GSA agar masyarakat bisa merasakan pajak yang mereka bayar dengan menikmati jalan yang bagus dan penerangan yang baik," tandasnya.
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
| Dukun Dibogor Berbohong, Gunakan Duit Palsu dalam Modus Penipuan Penggandaan Uang |
|
|---|
| Arus Balik Libur Lebaran 2026, 41.800 Mobil Tinggalkan Kawasan Wisata Puncak Bogor Menuju Jakarta |
|
|---|
| Tak Ada Pungli, Kapolda Jawa Barat Pastikan Keamanan Wisatawan di Puncak Bogor selama Libur Lebaran |
|
|---|
| One Way Jalur Puncak Bogor di Hari Kedua Lebaran 2026, Kendaraan Terpantau Padat di Simpang Gadog |
|
|---|
| Tak Ada Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Puncak Bogor saat Lebaran, Ini Sejumlah Titik Rawan Kemacetan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Rumah-subsidi-di-Bogor-terbengkalai.jpg)