SPMB

SPMB di Kabupaten Bogor Segera Dibuka, Sekda Ajat Ingatkan Soal Titipan dan Pungli

Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat cemas soal pungli dan titipan yang menghiasi SPMB. Karena itu dia mengingatkan agar dijauhi hal itu.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
warta kota/ronie
SPMB 2025- Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menandatangani Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Aula Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Senin (23/6/2025). 

WARTAKOTALIVE.COM,  BOGOR - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD-SMP di Kabupaten Bogor akan dibuka pada awal Juli 2025.

Menjelang pembukaan SPMB ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Ajat Rochmat Jatnika mengingatkan jajarannya untuk menjaga integritas.

"Menjaga integritas pendidikan bukan sekadar kewajiban moral, tetapi merupakan fondasi utama yang harus kita pegang teguh untuk membangun sistem pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan di Kabupaten Bogor," kata Ajat di Cibinong, Senin (23/6/2025).

Baca juga: Pendaftaran SPMB DKI Jakarta Tahap 2 untuk Swasta Dibuka, Simak Syaratnya

Baca juga: Posko Pengaduan di SMAN 78 Jakarta Sepi di Hari Terakhir SPMB 2025 Jalur Prestasi

Ajat mengaku para kepala sekolah SD-SMP di Kabupaten Bogor telah menandatangani pakta integritas SPMB 2025 di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Senin (23/6/2025). 

"Ini sesuai dengan arahan Bupati Bogor, untuk menjamin keadilan dan pemerataan layanan pendidikan tanpa diskriminasi," paparnya.

Bupati Bogor, lanjut Ajat, ingin dunia pendidikan di Kabupaten Bogor bebas dari segala bentuk penyimpangan sehingga dapat mencetak generasi penerus yang berkompeten dan bermartabat.

“Saya mewajibkan semua pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk taat dan mengikuti seluruh tahapan dan persyaratan dalam petunjuk teknis SPMB, sehingga penyelenggaraan PMB ini berjalan dengan integritas tinggi,” jelas Ajat.

Untuk menjamin keadilan dan pemerataan layanan pendidikan, Pemkab Bogor telah menerapkan sistem pendaftaran SPMB secara online. 

Hal ini merupakan wujud komitmen Bupati Bogor dalam menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya efisien tetapi juga bebas dari segala bentuk tekanan, korupsi, kolusi, dan nepotisme.

"Kami ingin menciptakan SMPB yang bebas dari titipan dan pungutan liar. Kalau masih ada, kamibakan tindak tegas," tandas Ajat.


Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved