Berita Internasional
Los Angeles Membara, Gerai Apple dan Adidas Kena Jarah
Kerusuhan yang meluas menyebabkan sejumlah toko besar dan usaha lokal menjadi sasaran penjarahan
"Ini bukan sekadar toko yang dijarah, tapi hidup kami yang ikut hancur," ungkap salah satu pemilik usaha kecil di Little Tokyo.
Tindakan Pemerintah dan Aparat
Sebagai respons atas situasi yang semakin tidak terkendali, Presiden Trump mengerahkan lebih dari 2.000 pasukan Garda Nasional dan ratusan marinir ke Los Angeles.
Wali Kota LA, Karen Bass, mengumumkan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam mulai pukul 20.00 hingga 06.00 demi memulihkan ketertiban.
Namun, langkah ini justru memicu perdebatan sengit antara pemerintah kota, negara bagian, dan pemerintah federal.
Bass menegaskan bahwa siapa pun yang melakukan perusakan dan penjarahan harus bertanggung jawab, menegaskan bahwa aksi anarkis tersebut tidak mencerminkan perjuangan komunitas imigran yang menjadi korban kebijakan federal.
Kekerasan dan Korban Jiwa
Kerusuhan ini juga menelan korban jiwa. LAPD menemukan satu mayat di lokasi penjarahan di West 3rd Street and Broadway pada Selasa malam.
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian pria yang ditemukan di dekat toko T-Mobile yang dijarah. Selain itu, dua petugas polisi dilaporkan terluka saat berusaha mengamankan situasi.
Kerusuhan Meluas ke Kota Lain
Kerusuhan di Los Angeles tak hanya berhenti di satu kota. Protes dan aksi serupa kini meluas ke kota-kota besar lain seperti Chicago, Texas, Philadelphia, Boston, Denver, San Francisco, Seattle, New York, hingga Washington DC.
Di beberapa tempat, bentrokan antara demonstran dan polisi juga tak terhindarkan.
Kerusuhan di Los Angeles 2025 menjadi catatan kelam dalam sejarah kota tersebut. Selain menimbulkan kerugian materi yang besar, peristiwa ini juga meninggalkan luka mendalam bagi para pemilik usaha dan komunitas imigran.
Di tengah upaya memulihkan keamanan, harapan masyarakat kini tertuju pada solusi damai dan perlindungan hak-hak warga tanpa harus mengorbankan keamanan dan keadilan sosial.
Kerusuhan ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebijakan dan aksi massa, ada kehidupan dan harapan yang bisa runtuh dalam sekejap.
Los Angeles kembali membara, dan dunia menanti bagaimana kota ini bangkit dari puing-puing harapan yang tersisa
| Usai Ketegangan dengan Trump, Rumah Kakak Paus Leo XIV Diteror Bom |
|
|---|
| Deal Dengan China! Trump Umumkan Selat Hormuz Dibuka Permanen |
|
|---|
| JD Vance Wapres AS Diteriaki “Membunuh Anak-anak” Saat Bahas Gaza di Forum Kampus |
|
|---|
| Puluhan Ribu Lebah Serbu Netivot Israel, Warga Panik Terkurung di Rumah dan Pusat Perbelanjaan |
|
|---|
| Kepala Mossad Ungkap Misi Rahasia di Teheran, Tegaskan Ancaman Iran Belum Berakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/apple-la.jpg)