Kesehatan
Peringatan buat Pria Ukuran Celana Sudah 33, Siap-siap Menghadapi Kematian
Waspada buat para pria berukuran celana jeans 33 atau lebih siap-siap meninggal. Pertanda adanya lemak menempel di organ-organ penting
Resistensi insulin
Beberapa jenis kanker
Baca juga: Bahaya Obesitas bisa Ganggu Fisik dan Mental, Atasi Pakai Rumus CERDIK
Dalam studi lain yang diterbitkan di The Lancet Diabetes & Endocrinology, peneliti menegaskan bahwa akumulasi visceral fat lebih berkaitan erat dengan mortalitas dini dibanding lemak subkutan, bahkan pada individu dengan indeks massa tubuh (BMI) yang normal.
Pria lebih rentan terhadap visceral fat
Secara biologis, pria cenderung menyimpan lemak di bagian perut dibandingkan wanita yang cenderung menyimpan lemak di paha dan pinggul.
Karena itu, pria memiliki risiko lebih tinggi mengembangkan visceral fat, terutama jika pola makan tidak sehat dan kurang aktivitas fisik.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut ukuran lingkar perut atau bahkan celana jeans bisa menjadi indikator awal.
“Pokoknya laki-laki kalau beli celana jeans masih di atas 32-33. Ukurannya berapa celana jeans? 34-33. Sudah pasti obesitas. Itu menghadap Allah-nya lebih cepat, dibandingkan dengan yang celana jeans-nya 32,” ucap Budi.
“Saya bukannya body shaming, tapi memang artinya begitu,” tambahnya.
Bagaimana cara mengurangi visceral fat?
Menurut Harvard Health Publishing, cara efektif menurunkan visceral fat antara lain:
-> Membatasi konsumsi makanan ultra-proses dan tinggi lemak trans
-> Rutin berolahraga, terutama aktivitas aerobik (jalan cepat, bersepeda, berenang)
-> Mengurangi konsumsi gula tambahan dan minuman manis
-> Menjaga pola tidur dan mengelola stres. (*)
Sumber : Kompas.com
| Pakar, Pelaku Industri dan Rumah Sakit Seluruh Asia Pasifik Berkumpul di Jakarta, Ini yang Dibahas |
|
|---|
| Tekan Angka Kematian Ibu, POGI Fokus Optimalkan 10 Program Selamatkan Perempuan Indonesia |
|
|---|
| Kandungan Antiinflamasi dan Antikoagulan pada Gel Topikal Bantu Atasi Nyeri Otot dan Memar |
|
|---|
| 90 Persen Manusia Habiskan Waktu di Dalam Ruangan, Ini Bahaya Timbal Pada Cat Tembok Bagi Kesehatan |
|
|---|
| Kapan Anak Perlu Suplemen Zat Besi? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|