Sering Diterjang Banjir, Petugas Keruk Lumpur di Saluran PHB Mohammad Kahfi II Jaksel

Kali ini pengerukan dilakukan di saluran PHB Mohammad Kahfi II, yang mengarah ke Kali Cabang Tengah di Kelurahan Srengseng Sawah dan Ciganjur.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
KERUK LUMPUR - Petugas gabungan dari pasukan biru dan oranye tengah mengeruk sedimentasi di saluran PHB Mohammad Kahfi II, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (2/5/2025). Petugas menemukan per pocket atau per kasur di saluran PHB tersebut saat sedang mengeruk lumpur dan membersihkan sampah. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan terus memasifkan pengerukan sedimentasi di saluran penghubung (PHB).

Kali ini pengerukan dilakukan di saluran PHB Mohammad Kahfi II, yang mengarah ke Kali Cabang Tengah di Kelurahan Srengseng Sawah dan Ciganjur.

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan Santo mengatakan, pengerukan ini dilakukan dari segmen kawasan Pintu Bang Pitung sampai Pondok Pesantren Nurul Amanah.

Pengerukan kali ini untuk menindaklanjuti keluhan dari warga setempat, bahwa wilayahnya kerap terendam banjir hingga setinggi 70 sentimeter ketika curah hujan tinggi.

"Tujuan utama dari pengerukan ini untuk mengatasi permasalahan dari masyarakat yang selama ini sering terjadi genangan dan limpasan dari Kali Cabang Tengah," ujar Santo pada Jumat (2/5/2025).

Baca juga: Baju Bekas Sampai Per Kasur Ditemukan Petugas Saat Keruk Sungai di Jakarta Selatan

Menurut dia, total panjang saluran PHB yang dikeruk petugas mencapai 1.077 meter.

Pengerukan ini, lanjut dia, telah dilakukan sejak Kamis (1/5/2025) lalu dan ditargetkan selesai pada Rabu (30/7/2025) mendatang.

"Untuk pengerukan ini kami targetkan rata-rata di angka 80 sentimeter tapi tidak menutup kemungkinan kalau itu memang itu bisa lakukan lebih dalam lagi, yah kami lakukan," tuturnya.

Dalam pengerukan kali ini, pihaknya mengerahkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari 150 orang pasukan biru, 20 personel pasukan oranye, masing-masing lima orang dari Dishub dan Satpol PP.

Untuk mempercepat pengerukan ini Sudin juga menggunakan dua spider excavator dan 10 dump truck untuk mengangkut lumpur.

"Pengerukan lumpur tidak hanya dilakukan di sini saja, tapi di kecamatan lain di Jakarta Selatan," ucapnya.

Selain di sana, Santo juga melakukan pengerukan lumpur di PHB Pelita dari 25 April sampai 15 Juni 2025 mendatang.

Baca juga: Pramono-Rano Ingin Jakarta Bebas Banjir, Sudin SDA Jaksel Keruk Kali Cideng

Tidak hanya saluran PHB, Sudin SDA juga melakukan pengerukan di sejumlah kali yang ada di Jakarta Selatan. 

Rinciannya, Kali Grogol segmen RS Mayapada-Pintu Air Pondok Indah Mal (PIM), Kali Krukut segmen NIS Pasar Minggu, Kali Ciliwung segmen Bukit Duri VI dan Kali Cideng segmen Kuningan. 

Santo mengatakan, petugas sempat menghadapi berbagai tantangan dalam pengerukan di lokasi.

Mulai dari terjadinya penyempitan saluran, akses masuk yang susah karena terhalang bangunan warga hingga sedimentasi cukup keras. 

"Pengerukan di PHB Mohammad Kahfi II yah tingkat efektifnya 25 persen lah, karena kebetulan ada alat ya kecuali yang ada di bawah jembatan itu dilakukan secara manual oleh pasukan biru. Karena itu di beberapa bagian kami melakukannya (pengerukan) dengan cara manual, petugas ke saluran untuk mengeruk lumpur dan memasukannya ke dalam karung," pungkasnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved