Banjir Jakarta

Pramono-Rano Ingin Jakarta Bebas Banjir, Sudin SDA Jaksel Keruk Kali Cideng

Pasangan Pramono Anung-Rano Karno ingin Jakarta bebas banjir dalam tempo singkat, karena itu pengerukan kali harus dimaksimalkan.

warta kota/fajar
PENGERUKAN KALI CIDENG - Petugas Sudin SDA Jakarta Selatan sedang mengeruk sedimentasi di Kali Cideng segmen Jalan Patra Kuningan VII sampai Jalan Patra Kuningan XI, Jakarta Selatan, Senin (21/4/2025). Pengerukan ini sebagai upaya mengatasi banjir. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - emerintah DKI Jakarta lewat Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan memasifkan pengerukan kali di wilayah setempat. 

Kali ini, pengerukan sedimentasi difokuskan di Kali Cideng segmen Jalan Patra Kuningan sampai Jalan Kasablanka.

Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo mengatakan, pengerukan kali ini untuk mendukung program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno.

Baca juga: Sungai Ciliwung Meluap Imbas Kiriman dari Bogor, Pemprov DKI Jakarta Didesak Pengerukan Lumpur

Baca juga: Guna Antisipasi Banjir, Rano Karno Awasi Pengerukan Kali Mookervart Sepanjang 1 Km

Selain itu, proyek tersebut dikerjakan untuk menindaklanjuti keluhan warga soal genangan yang terjadi akibat luapan Kali Cideng saat hujan deras mengguyur.

"Ini salah satu proyek dari program 100 hari Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, mudah-mudahan ini bisa segera kami selesaikan," ujar Santo saat di lokasi pada Senin (21/5/2025).

Santo mengatakan, ada 100 pasukan biru yang dikerahkan untuk membersihkan lumpur di lokasi. Untuk mempercepat pengerukan, Sudin juga menerjunkan tiga eskavator mini jenis amphibi dan satu eskavator mini serta 10 dump truk.

"Lumpur dari pengerukan ini akan kami bawa ke gudang di Rawa Minyak Pasar Minggu, kemudian dikirim ke Ancol Jakarta Utara," katanya.

Menurut dia, total panjang Kali Cideng yang menjadi fokus pengerukan mencapai 1.134 meter, dan dibagi menjadi tiga tahap.

Untuk tahap pertama, pengerukan dilakukan di Jalan Patra Kuningan VII sampai Jalan Patra Kuningan XI sepanjang 325 meter, dan pengerjaannya dilakukan dari 14 April-30 Juni 2025.

Tahap kedua dilakukan di Kali Cideng segmen Jalan Patra Kuningan XI sampai Jalan Patra Kuningan XV dengan panjang 383 meter. Untuk proyek ini baru akan dikerjakan setelah pekerja mendapat akses masuk alat berat ke lokasi.

"Kami nanti akan koordinasi dengan pihak (pemilik) rental supaya kami bisa ada akses masuk lewat sana untuk loading (memuat) buang lumpur," ujar Santo.

Sedangkan tahap ketiga dilakukan di Kali Cideng segmen Jalan Patra Kuningan XV sampai Jalan Kasablanka. Proyek ini dikerjakan mulai 1 Juli sampai 30 Semptember 2025 mendatang dengan panjang pengerukan 426 meter.

Santo mengatakan, pengerukan ini diharapkan bisa memperdalam kondisi Kali Cideng hingga 1-1,5 meter. Pengerukan ini juga ditargetkan bisa meminimalisir potensi genangan yang terjadi di wilayah setempat.

"Kali di segmen Kali Cideng pengerukan ini bisa mengurangi sekitar 25 persen genangan. Ini juga dikerjakan karena ada aduan dari masyarakat, bahwa yang didekat RPTRA sempat terjadi genangan," pungkas Santo. (faf)

DATA : Pengerukan Kali Cideng di Kuningan, Jakarta Selatan
1. Kali Cideng segmen Jalan Patra Kuningan VII sampai Jalan Patra Kuningan XI
- Pengerjaan dilakukan dari 14 April-30 Juni 2025
- Panjang rencana pengerukan 325 meter
- Lebar rencana pengerukan enam meter
- Kedalaman rencana pengerukan 1-1,5 meter
- Target volume 2.437,5 meter kubik

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved