Berita Nasional
Perwakilan Gen Z Bela Gibran, Ajak Purnawirawan Jenderal Diskusi Santai
Arwin Welhalmina perwakilan gen Z menilai desakan pemakzulan Gibran tidak sejalan dengan kondisi Indonesia saat ini
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Sejumlah Purnawiran TNI mendesak agar Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka untuk segera mundur dengan berbagai alasan salah satunya penyalahgunaan kekuasaan di Mahkamah Konstitusi (MK).
Salah satu perwakilan Gen Z, Arwin Welhalmina menanggapi desakan tersebut.
Desakan pemakzulan Gibran dinilainya tidak sejalan dengan kondisi objektif bangsa saat ini.
Arwin menegaskan, kondisi Indonesia saat ini berada dalam keadaan stabil dan kondusif.
Selain itu, kata dia, pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran secara konstitusional sah dipilih oleh rakyat.
"Kami, generasi muda butuh arahan, bukan tekanan. Kalau ada kritik, sampaikan secara konstruktif. Jangan langsung melompat ke isu besar seperti pemakzulan. Itu terlalu jauh," kata Arwin, Selasa (29/4/2025).
Baca juga: Pakar Hukum Tata Negara Sebut Ada 3 Syarat untuk Memakzulkan Gibran, Keputusan di DPR
Arwin meminta kepada seluruh tokoh senior bangsa dan tokoh politik untuk memberikan ruang dialog yang membangun bagi negara Indonesia.
Sebab, ia yakin Gen Z bisa selesaikan masalah bangsa jika ada bimbingan dan ruang.
Ia pun mengajak salah satu purnawiran TNI Fachrul Razi untuk dialog santai yang nantinya dihadiri oleh kaum Gen Z.
“Kami terbuka untuk dialog. Tapi jangan di hotel mewah, Pak. Ngopi bareng aja sama teman-teman Generasi Z. Kita bisa patungan. Yang penting ide dan semangatnya, bukan tempatnya,” tegasnya.
Menurut Arwin, dalam 100 hari kerja Presiden Prabowo-Wapres Gibran, sudah menunjukan hasil yang cukup baik khususnya di pertanian dan ekonomi desa.
Baca juga: Ketua PDIP Minta Prabowo Tanggapi Serius Usulan Pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming
Ia berharap, masyarakat bisa ikut mengawal kebijakan pemerintah secara objektif, bukan menciptakan kegaduhan yang justru menghambat pembangunan bangsa Indonesia.
“Perubahan tidak bisa instan. Tapi kami melihat gerakan positif mulai dari desa, dari petani. Itu perlu didukung, bukan diganggu dengan polemik yang melelahkan," terangnya.
“Kami tunggu waktunya, Pak. Mari kita bincang-bincang ringan soal bangsa. Kami siap mendengar, belajar, dan berkontribusi. Indonesia baik-baik saja, dan mari kita majukan bersama,” tambahnya. (m26)
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
| Rocky Gerung Ungkap Alasan Hadiri Pelantikan Dudung dan Jumhur di Istana |
|
|---|
| Prabowo Reshuffle Kabinet, Qodari Pimpin Bakom, Dudung Jadi Kepala KSP |
|
|---|
| Dudung Abdurachman Resmi Jadi Kepala Staf Kepresidenan |
|
|---|
| Reaksi Sultan Yogyakarta Atas Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha |
|
|---|
| Ini Deretan Nama-nama Tokoh yang Sambangi Istana Jelang Reshuffle |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pemakzulan-gibran455.jpg)