Selasa, 28 April 2026

Berita Nasional

Prabowo Reshuffle Kabinet, Qodari Pimpin Bakom, Dudung Jadi Kepala KSP

Presiden Prabowo Subianto melakukan Reshuffle Kabinet di Istana Negara, Qodari Pimpin Bakom, Dudung Jadi Kepala KSP

Editor: Joanita Ary
Istimewa
RESHUFFLE KABINET -- Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan dalam Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah pejabat baru pada Senin (27/4). Langkah ini menegaskan upaya konsolidasi pemerintahan, khususnya di bidang komunikasi publik dan penguatan kelembagaan strategis. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan dalam Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah pejabat baru pada Senin (27/4).

Langkah ini menegaskan upaya konsolidasi pemerintahan, khususnya di bidang komunikasi publik dan penguatan kelembagaan strategis.

Dalam reshuffle kali ini, M. Qodari dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), menggantikan Angga Raka Prabowo.

Penunjukan Qodari dinilai sebagai langkah strategis mengingat latar belakangnya di bidang komunikasi politik dan survei opini publik, yang diharapkan mampu memperkuat narasi dan koordinasi komunikasi pemerintah di tengah dinamika informasi yang semakin cepat.

Perubahan juga terjadi di posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Jabatan tersebut kini diisi oleh Dudung Abdurachman, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang Qodari.

Dudung, yang merupakan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, diharapkan dapat membawa pendekatan kepemimpinan yang tegas dan terstruktur dalam mengawal program-program prioritas presiden.

Di sisi lain, Hasan Nasbi kembali masuk dalam lingkaran pemerintahan setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO).

Kini, ia dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Penunjukan ini memperkuat sinyal bahwa sektor komunikasi menjadi salah satu fokus utama dalam periode pemerintahan saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan disinformasi dan menjaga kepercayaan publik.

Selain itu, Presiden juga melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina (Barantin).

Karding yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) kini mengemban tugas baru dalam memperkuat sistem karantina nasional, sebuah sektor yang memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan pangan, kesehatan, dan keamanan hayati.

Perombakan ini memperlihatkan pola penempatan figur-figur yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas di bidang masing-masing, sekaligus menunjukkan arah kebijakan Presiden Prabowo dalam memperkuat koordinasi lintas sektor.

Dengan fokus pada komunikasi publik dan penguatan lembaga strategis, reshuffle ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efektivitas kinerja kabinet serta respons terhadap dinamika nasional dan global.

Seiring dengan perubahan ini, publik menaruh harapan agar para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan menghadirkan kinerja yang konkret, terutama dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved