Berita Nasional

Gelorakan Semangat Kartini, Maya Miranda Ungkap Pentingnya Kolaborasi Perempuan Lintas Generasi

Perempuan Berkarya: Lintas Generasi dan Budaya Kolaborasi Merayakan Semangat Kartini Lewat Karya dan Aksi Nyata

|
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
HARI KARTINI - Womenpreneur, Sociopreneur, dan pemilik Rumah Belajar Miranda, Maya Miranda Ambarsari; Pemilik Warung Turki, Yanti Subianto; Desainer Kebaya Jeng Sri, Liesna Subianto; Chairwoman Srikandi Ani Natalia; Cahaya Manthovani, Karina Alya Manthovani dan Nadira Parsa Manthovani di Warung Turki Shisha Lounge, Kemang, Mampang, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/4/2025). Maya Miranda Ambarsari menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi dalam komunitas perempuan lintas generasi dan budaya, termasuk bagi para generasi muda yang dapat mengekspresikan diri dan keunggulan mereka di bidangnya masing-masing dengan cara yang autentik.  

Setiap koleksi menggunakan bahan katun, lukisan tangan akrilik bertema bunga, serta perpaduan kain tradisional seperti Batik Cirebon, Jawa, Jambi, hingga Bali, menciptakan interpretasi segar terhadap kebaya klasik: modern, dinamis, dan berjiwa muda.

Hasilnya adalah interpretasi segar kebaya klasik yang modern, dinamis, dan berjiwa muda.

Liesna Subianto mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk mendekatkan generasi muda dengan kekayaan budaya Nusantara.

"Saya ingin generasi muda merasa bahwa budaya tradisional bisa dihidupkan kembali dengan gaya yang lebih ringan, lebih bebas, tapi tetap bermakna," ujar Liesna, yang juga dosen desain di ESMOD Jakarta.

Terdapat tujuh looks kebaya yang ditampilkan dengan mengusung model kutubaru dan kartinian, dua gaya klasik yang dipadukan dengan warna-warna cerah dan corak ilustrasi berani.

Beberapa desain memperlihatkan kombinasi ilustrasi modern di satu sisi dan tenun tradisional berwarna pink di sisi lain, memperkaya narasi tentang keberagaman budaya Indonesia.

Menariknya, ketujuh koleksi ini diperagakan oleh perempuan inspiratif dari berbagai profesi termasuk Karina Alya Manthovani yang menjadi muse dalam fashion show ini.

"Fashion show ini menjadi bentuk nyata dari 'growth': perempuan Indonesia kini lebih bebas berekspresi, lebih terbuka, dan berani menunjukkan kreativitasnya," ungkap Karina.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved