Berita Depok
Ini Temuan Mengejutkan Dedi Mulyadi Saat Periksa Kasus Pembakaran Mobil Polisi di Cimanggis Depok
Dedi Mulyadi ungkap peliknya identitas kependudukan warga di Kampung Baru, Cimanggis, Kota Depok, setelah insiden penyerangan pada petugas kepolisian.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap peliknya identitas kependudukan sejumlah warga di kawasan Kampung Baru, Cimanggis, Kota Depok.
Dedi Mulyadi akan segera mencari solusi atas persoalan tersebut.
Kawasan ini belakangan menjadi sorotan setelah insiden pembakaran mobil polisi oleh warga saat petugas kepolisian akan menangkap seorang tersangka kasus penganiayaan.
Baca juga: Dedi Mulyadi Diancam akan Dibunuh, Polisi Lakukan Penyelidikan dan Penyidikan Pelaku Pengancaman
Menurut Dedi Mulyadi, warga yang tinggal di kawasan tersebut selama puluhan tahun, diketahui tidak memiliki KTP Kota Depok.
Bahkan, sebagian diantaranya memiliki KTP dari Jakarta atau Bekasi, dan ada pula yang diduga tidak memiliki dokumen identitas sama sekali.
"Problemnya, mereka tinggal puluhan tahun di situ, tapi KTP-nya ada yang di Jakarta dan Kota Bekasi, sampai ada yang tidak ber-KTP," kata Dedi Mulyadi kepada wartawan di Polres Metro Depok, Selasa (22/4/2025).
Baca juga: Tertibkan Bangunan Liar di Kalijati Subang, Dedi Mulyadi: Saya Kasih Biaya, Bongkar Sendiri
"Ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus," lanjutnya.
Dalam waktu dekat, Dedi Mulyadi berencana melakukan mediasi antara Pemerintah Kota Depok, Ditjen Dukcapil Kemendagri, dan pihak terkait lainnya untuk mencari jalan keluar.
Dedi Mulyadi menyebut, setiap warga negara berhak memiliki identitas kependudukan yang sah dan diakui.
Baca juga: Dedi Mulyadi Gagas Rencana Reaktivasi 5 Jalur KA Peninggalan Belanda di Jawa Barat, Ini Rutenya
Selain masalah administrasi kependudukan, Dedi Mulyadi juga menyoroti kompleksitas persoalan lain di Kampung Baru, mulai dari kepemilikan rumah tanpa sertifikat hingga potensi konflik pertanahan.
"Ini perlu langkah penanganan komprehensif," kata Dedi Mulyadi.
Sebelumnya, Kampung Baru, Cimanggis, Depok, menjadi sorotan setelah terjadi kericuhan pada Jumat (18/4/2025) dini hari.
Baca juga: Ini Temuan Kompolnas di Lokasi Perusakan dan Pembakaran 3 Mobil Polisi di Harjamukti Kota Depok
Kerusuhan bermula ketika polisi coba menangkap TS, tersangka penganiayaan dan kepemilikan senjata api.
Penangkapan itu memicu kemarahan warga yang menyerang petugas dan merusak kendaraan dinas.
Dalam insiden ini, tiga mobil polisi menjadi korban, satu dibakar dan dua lainnya dirusak.
Baca juga: 2 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pembakaran dan Perusakan Mobil Polisi di Harjamukti Kota Depok
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
pembakaran mobil polisi
mobil polisi
mobil polisi dibakar
polisi vs warga
Cimanggis
Cegah Pelajar Ikut Aksi Demo Buruh di DPR, Polres Metro Depok Datangi Sejumlah Sekolah |
![]() |
---|
Cerita Pahit Pencari Kerja di Depok, Tidak Kunjung Dapat Pekerjaan Walaupun Empat Kali Ikut Job Fair |
![]() |
---|
Kabar Baik Buat Pejuang Loker, Job Fair Depok Buka 3.000 Lowongan Kerja dari 50 Perusahaan |
![]() |
---|
Job Fair Disnaker Depok Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Antrean Panjang Mengular |
![]() |
---|
Depok Diguyur Hujan Lebat Sore Ini, BMKG Beri Peringatan Siaga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.