Libur Lebaran
Cegah Macet Parah di Puncak Bogor, Dedi Mulyadi Liburkan Operasional Angkot Selama Lebaran
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan terobosan, liburkan operasional angkot selama lebaran ini agar kawasan Puncak Bogor lancar.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor meminta angkutan kota (angkot) di jalur wisata Puncak untuk tidak beroperasi selama periode mudik dan libur Lebaran 2025.
Kebijakan ini diberlakukan untuk mencegah kemacetan lalu lintas parah di jalur wisata Puncak selama periode mudik dan libur Lebaran.
"Kami berencana untuk meliburkan operasional angkot selama Hari Raya Idul Fitri dan seminggu setelahnya," kata Dedi saat bertemu dengan para pengemudi angkit di Polres Bogor, Cibinong, pada Kamis (27/3/2025) malam.
Dengan kebijakan ini, diharapkan jalur Puncak lebih lancar dan nyaman bagi pemudik.
Baca juga: Ini 14 Perusahaan di Puncak Bogor yang Dapat Sanksi dari Kementerian LH Karena Sebabkan Banjir
"Kebijakan ini diterapkan mulai dari Jalan Raya Ciawi hingga Jalan Raya Puncak," ujarnya.
Dedi mengakubtelah membuat perjanjian (MOU) dengan para supir angkot untuk berhenti beroperasi sementara.
"Mereka akan diliburkan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan seminggu setelahnya sehingga jalur lalu lintas menjadi kosong. Kita ingin mengurangi kemacetan serta mencegah terjadi nya laka lantas," paparnya.
Sebagai bentuk dukungan bagi para supir angkot yang akan diliburkan tersebut, pemerintahan Jawa Barat dan Kabupaten Bogor secara bersama - sama akan memberikan kompensasi.
Baca juga: Jamin Keamanan Libur Lebaran 2025, Satpol PP Kepulauan Seribu Kerahkan Ratusan Personel
"Kami akan berikan bekal agar mereka tetap dapat menikmati liburan bersama keluarga tanpa harus khawatir kehilangan pendapatan," ucap Dedi.
Terkait kompensasi kepada para pengemudi angkot tersebut, pemerintah daerah memberikan uang sebesar Rp 3 juta yang disalurkan sebanyak dua kali.
"Uang kompensasi diberikan dua kali yakni Rp 1,5 juta selama arus mudik dan sisanya seminggu setelah Lebaran berlangsung," beber Dedi.
Dengan kebijakan ini, para supir angkot bisa menikmati liburan bersama keluarga dengan ada bekal yang akan diberikan berupa sembako dan uang tunai.
"Mereka bisa mudik dan juga berwisata bersama keluarganya dengan tenang dan tercukupi selama libur Lebaran," ucap Dedi.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menambahkan kebijakan ini membuktikan kepedulian pemerintahan terhadap nasib para supir angkot.
"Gubernur Jawa Barat bersama Forkompinda Kabupaten Bogor dan stakeholder terkait lainnya bersinergi menjaga keamanan dan kenyamanan warga masyarakat luas selama arus mudik dan libur Lebaran," paparnya.
| Wisata Bebas Macet: LRT Jabodebek Jadi Primadona Konektivitas Libur Idulfitri 1447 H |
|
|---|
| Nasib Sial Pengunjung Monas, Niat Liburan Malah Susah Pulang, Puluhan Ban Mobil Dikempesi Petugas |
|
|---|
| Ancol Targetkan 600 Ribu Pengunjung Saat Libur Lebaran 2026, 39.300 Orang Padati Hari Kedua |
|
|---|
| Pramono Jamin Wisata Libur Lebaran Aman, Sebut Taman Bendera Pusaka Sangat Diminati |
|
|---|
| Jakarta Lebaran Fair Resmi Ditutup di Tengah Hujan Deras, Jumlah Transaksinya Fantastis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dedi-mulyadi-ke-mako.jpg)