Sabtu, 25 April 2026

Berita Regional

Dedi Mulyadi Minta Mobil Dinas Mercy Jadi RS Berjalan, Bisa Periksa Sakit Kanker dan Ibu Hamil

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terus bikin kejutan, terbaru dia minta mobil dinasnya Mercedes Benz diubah jadi RS berjalan.

Editor: Valentino Verry
KOMPAS.com/FREDERIKUS TUTO KE SOROMAKING
MOBIL DINAS - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan pers seusai menjalani pemeriksaan Kesehatan di kompleks Kementerian Dalam Negeri, Minggu (16/2/2025). Terbaru, Dedi minta mobil dinasnya, Mercy diubah jadi RS berjalan yang bisa memeriksa segala macam penyakit. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi luar biasa, tiap hari terus bikin gebrakan. 

Terbaru, terkait efisiensi anggaran sesuai anjuran Presiden Prabowo Subianto, Dedi minta agar mobil dinasnya yang berjenis Mercedes Benz Sprinter dialihfungsikan menjadi rumah sakit (RS) berjalan.  

Tentu publik bertanya-tanya, ada motif apa selain efisiensi anggaran, apa Dedi ingin pencitraan?

Instruksi mengubah mobil dinas Mercy jadi RS berjalan, Dedi ungkapkan saat meninjau kendaraan dinas di Gedung Pakuan, Kota Bandung, dan dibagikan melalui akun TikTok resminya, Sabtu (22/2/2025). 

Saat melihat barisan kendaraan dinas yang terparkir, Dedi mempertanyakan usia kendaraan dan pemanfaatannya. 

Baca juga: Dedi Mulyadi Pastikan Kepala Daerah di Jawa Barat Kader PDIP Tidak Patuhi Larangan Megawati

Begitu tiba di Mercedes Benz V-Class, ia langsung meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman untuk mengubahnya menjadi RS berjalan

"Pak Sekda, oleh bapak ini dialokasikan ini ubah jadi mobil rumah sakit," kata Dedi dikutip dari Kompas.com.

Ia menjelaskan bahwa rumah sakit berjalan ini harus memiliki fasilitas lengkap, termasuk pemeriksaan jantung, layanan kesehatan ibu hamil, hingga deteksi kanker.  

"Yang ada pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil, kalau perlu bisa mendeteksi kanker di sini, pemeriksaan darah," lanjutnya. 

Baca juga: Dedi Mulyadi Bongkar Anggaran Tak Wajar, Bangun Kelas Rp 60 M, Alat Telekomunikasi Rp 730 M

Selain mengubah mobil dinas menjadi fasilitas kesehatan, Dedi juga menyoroti efisiensi anggaran dengan merampingkan jumlah kendaraan dinas yang dianggap membebani keuangan daerah.  

Ia memerintahkan agar mobil Toyota Camry keluaran 2007 segera dilelang karena biaya pemeliharaannya yang tinggi. 

"Jadi gubernur itu punya mobil rumah sakit, tapi bukan buat saya," ujar mantan Bupati Purwakarta ini.

"Ini mah pasti jarang dipakai, beurat (berat)," tambahnya. 

Sebagai gantinya, Dedi memilih menggunakan Toyota Innova Zenix yang sebelumnya dipakai oleh gubernur terdahulu. 

Sedangkan Toyota Alphard miliknya ia berikan kepada Sekda Herman untuk digunakan sebagai kendaraan dinas resmi. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved