Jumat, 17 April 2026

Cuaca

Cuaca Kota Depok Gerimis Diselimuti Awan Hitam, BMKG: Waspada Dampak Hujan Lebat

Awal pekan ini cuaca ekstrem melanda Jabodetabek. Hujan berdurasi panjang membuat sejumlah daerah banjir. BMKG Jabar pun wanti-wanti, waspada.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Valentino Verry
warta kota/m rifqi
Kondisi cuaca di Jalan Margonda Raya, Kecamatan Beji, Kota Depok diguyur gerimis dan terselimuti awan hitam, Selasa (10/12/2024). (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kondisi cuaca di wilayah Kota Depok, Jawa Barat terpantau gerimis dengan intensitas ringan pada Selasa (10/11/2024) pagi.

Gerimis mengguyur wilayah Kota Depok sekira pukul 06.00 WIB dan hingga pukul 07.30 WIB kondisi cuaca masih terpantau mendung.

Pantauan TribunnewsDepok.com, nampak awan hitam tebal menyelimuti langit Kota Depok, tepatnya di Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji.

Lalu-lalang pengemudi sepeda motor di Jalan Raya Margonda nampak ramai dan sebagian pengendara mengenakan jas hujan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jakarta-Kepulauan Seribu Selasa 10 Desember Berpotensi Hujan

Baca juga: Info BMKG Curah Hujan Tinggi 3 Hari ke Depan, Pemprov DKI Jakarta Rekayasa Cuaca, Dana dari BPBD

Melalui akun resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat memberikan peringatan kewaspadaan dampak hujan lebat.

BMKG Jawa Barat meminta masyarakat berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah saat hujan lebat.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.

“Memperbarui informasi (cuaca) melalui media massa maupun media sosial. Mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan,” tulis BMKG Jawa Barat dalam akun Instagramnya, dikutip Senin siang.

BMKG Jawa Barat menambahkan, hujan lebat dapat menyebabkan terjadinya longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah.

Ilustrasi - Hujan melanda Jabodetabek awal pekan ini dalam durasi lama.
Ilustrasi - Hujan melanda Jabodetabek awal pekan ini dalam durasi lama. (Kompas.com)

“Volume aliran sungai meningkat/banjir, aliran banjir berbahaya dan mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah,” pungkasnya. 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved