Polisi Tembak Siswa SMKN di Semarang Ternyata Hanya Karena Kesal Dipepet di Jalan

Seorang Polisi menembak siswa hanya karena kesal motornya dipepet saat di jalan.

Editor: Desy Selviany
Tv Parlemen
Kabid Propam Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Aris Supriyono menjelaskan motif Polisi tembak siswa SMKN Semarang kepada DPR RI pada Selasa (3/12/2024) 

Selain itu, pasal 13 ayat 1 PPRI nomor 1 tahun 2003 dan perpol nomor 7 tahun 2022 tentang kode etik kepolisian.

"Pelanggar tinggal menunggu sidang kode etik, yang seyogyanya kami lakukan hari ini, kami laksanakan hari berikutnya," pungkasnya.

Sebelumnya kematian pelajar SMK 4 Semarang berinisial GRO (17) setelah ditembak polisi masih diliputi misteri.

Versi polisi, Gamma terlibat dalam aksi tawuran sehingga polisi menembak yang bersangkutan. 

Baca juga: Inilah Sejumlah Fakta dari Insiden Tragis Siswa SMK Semarang Tewas Ditembak Polisi

Namun versi yang disampaikan berbagai elemen lain justru malah sebaliknya.  

Justru seorang anggota keluarga Gamma mengungkapkan, mereka didatangi oleh anggota kepolisian bersama seorang wartawan untuk membuat surat pernyataan dan rekaman video pada Senin (25/11/2024) malam. 

Pernyataan yang diminta polisi melalui wartawan tersebut yakni supaya keluarga mengikhlaskan kejadian tersebut.

"Kalau dari Kapolrestabesnya datang bareng wartawan. Jadi istilahnya kita diminta supaya bikin tanda tangan pernyataan supaya tidak tersebar atau berkembang kemana-mana, maka kita disuruh mengikhlaskan," ujar perwakilan keluarga yang meminta identitasnya disembunyikan demi keselamatan, di Kota Semarang, Minggu (1/12/2024).

Keluarga menolak mentah-mentah permintaan tersebut karena pernyataan Kapolrestabes dengan kejadian sebenarnya berbeda.

 Alasan polisi meminta keluarga membuat pernyataan  agar kasus selesai dan tidak berkembang kemana-mana.

"Kami tentu tegas menolak diambil pernyataan tersebut dalam bentuk video.

“Yang minta 1 wartawan itu mewakili dari orang Polrestabes," bebernya.

(Wartakotalive.com/DES/Tribunnews.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved