Pilkada Jakarta
Elektabilitas Tertinggi di Survei Litbang Kompas, Rano Karno: Sisa Waktu Ini Harus Dimanfaatkan
Bang Doel mengatakan akan terus memperbanyak blusukan bertemu warga dan mendengarkan keluhan-keluhan warga.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
Terkait adanya perpindahan pemilih dalam survei tersebut kata dia, tidak ada jaminan pemilih 100 persen ikuti arah koalisi.
"Artinya apa, ya namanya pemilih tidak ada namanya jaminan 100 persen akan sesuai dengan arah dari koalisinya. Itu aja jawaban saya," tuturnya.
Selanjutnya Ridwan Kamil juga menjelaskan, tidak perlu membanding-bandinkang metode kampanyenya dengan paslon lain.
"Kalau mau membanding-bandingkan silakan, agenda saya setiap hari sampai 10 agenda kecuali saya mau jadi robot yang tanpa istirahat kan tidak mungkin juga," ujarnya.
Baca juga: Menangkan Ridwan Kamil, Poltracking Kena Sanksi Persepsi, Pengamat: Survei Menyesatkan Masyarakat
Lebih lanjut, Ridwan Kamil memastikan mesin partai di KIM Plus terus bekerja. Dirinya juga telah menghadiri aktivasi multi-partai.
"Saya sudah menghadiri aktivasi dari multi-partai sebanyak itu. Bahwa mungkin ekspetasinya lebih ya itu masing-masing silahkan. Tapi yang saya tahu sejujurnya semua partai sudah melakukan aktivasi," imbuhnya.
Sebagai informasi, Litbang Kompas menggelar survei terkait elektabilitas pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2024.
Adapun hasilnya, elektabilitas cagub cawagub nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono bersaing ketat dengan cagub cawagub nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno.
Sementara cagub cawagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana masih terpaut jauh di bawah keduanya.
Ridwan Kamil-Suswono : 34,6 persen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana : 3,3 persen, Pramono Anung-Rano Karno : 38,3 persen, Tidak jawab/belum memutuskan : 23,8 persen.
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
| KPUD Berhasil Efisiensi di Pilkada Jakarta, Kembalikan Sisa Dana Hibah Rp 448 Miliar ke Pemprov |
|
|---|
| Khoirudin Ungkap Pelantikan Pramono dan Rano Antara 18-20 Februari |
|
|---|
| Pejabat Baru di Lingkungan Pemprov DKI akan Dilantik Setelah Pramono-Rano Karno |
|
|---|
| DPRD DKI Umumkan Pramono Anung-Rano Karno Jadi Gubernur 2025-2030 |
|
|---|
| Pramono Anung Ditemani Istri dan Anak Kedua akan Hadiri di Penetapan Gubernur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bang-Doel-saat-ditemui-di-kawasan-Kebayoran-Lama-Jakarta-Selatan.jpg)