Sabtu, 25 April 2026

Tim Pemandu Bakat Temukan Dua Pemain Terbaik di Yogyakarta

Sari Rahmawati dan Shima Larasati merupakan dua pemain yang mencuri perhatian tim pemandu bakat turnamen sepak bola putri di Yogyakarta.

Editor: Eko Priyono
Warta Kota/HO/Megapro Communications
Aksi Sari Rahmawati, pemain andalan tim KU 12 MIS Al Islamiyah Grojogan saat mengolah bola pada pertandingan final MilkLife Soccer Challenge-Yogyakarta Seri 2 2024 yang berlangsung di Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, Minggu (27/10/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim pemandu bakat turnamen sepak bola putri di Yogyakarta menemukan dua bibit pemain yang tampil cemerlang yakni Sari Rahmawati dan Shima Putri Larasati.

Keduanya mencuri perhatian tim pemandu bakat selama gelaran turnamen bertajuk "MilkLife Soccer Challenge–Yogyakarta Seri 2 2024" yang berlangsung di Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta.

Turnamen berakhir, Minggu (27/10/2024) lalu dan menghasilkan juara pada dua kategori.

Di kategori kelompok umur (KU) 12 tahun, MIS Al Islamiyah Grojogan mengalahkan SDN 2 Wonoharjo.

Sedangkan SD Muhammadiyah Sapen keluar sebagai kampiun dari kategori KU 10 setelah menekuk SD Muhammadiyah Sokonandi 2.

Pelatih kepala "MilkLife Soccer Challenge" Timo Scheunemann menyebut penilaian tim pemandu bakat berfokus pada penguasaan teknik dasar bermain bola, atletisme, postur, agility, kepercayaan diri, kerja sama tim, konsistensi serta pantang menyerah.

"Pada seri pertama kami cukup kesulitan menemukan putri-putri berkualitas karena jumlah partisipasinya belum banyak. Namun, pada Seri 2 ini jumlah siswi yang berkualitas melonjak karena partisipasinya juga lebih masif. Terbukti, kami bisa menemukan pemain-pemain yang sangat spesial," ujar Timo, pelatih berlisensi UEFA A.

Tim pemandu bakat, lanjut Timo, juga mengumpulkan para pemain bertalenta untuk mengikuti MilkLife Extra Training, program pelatihan khusus dengan target peningkatan kemampuan dasar bermain sepak bola.

Khusus Yogyakarta, akan ada 28 peserta yang bakal menjalani MilkLife Extra Training. Ke-28 pemain itu berasal dari Seri 1 dan Seri 2.

Usai menjalani MilkLife Extra Training, para peserta membentuk tim terbaik yang akan berlaga di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars KU 12 di Supersoccer Arena Kudus pada awal tahun 2025 mendatang.

Mereka akan bertemu dengan tim-tim lain yang berasal dari kota-kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge seperti Kudus, Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, dan Surabaya.

"Dengan lahirnya banyak bintang-bintang baru pada seri 2 di Yogyakarta ini, saya optimistis persaingan dari delapan kota di Turnamen All Stars Kudus nanti tentu akan semakin menarik," ujar Timo.

Sementara Program Director Bakti Olahraga Djarum Founfation, Yoppi Rosimin mengatakan penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge yang hingga saat ini berjalan 14 kali di delapan kota sepanjang 2024 berhasil memantik kecintaan masyarakat terhadap cabang olahraga sepak bola putri.

Hal ini terlihat dari meroketnya jumlah peserta di setiap penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge. Salah satunya di seri kedua Yogyakarta yang diikuti 1.203 siswi MI dan SD.

Angka tersebut melonjak hampir tiga kali lipat dibanding seri pertama, Juli lalu. Dengan semakin banyak peserta yang mengikuti turnamen ini, talenta-talenta potensial di Yogyakarta mulai bermunculan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved