Mesin Gol Akademi Sepak Bola Cipta Cendikia Optimistis Tatap All-Stars
Cipta Cendikia Football Academy dan Putri JP Jakarta menjadi kampiun turnamen U-15 serta U-18 tahun dengan status tak pernah kalah.
Ringkasan Berita:
- Ada 16 tim terbaik dari empat kota yang berlaga di babak All-Stars, 5-12 Juli 2026
- Optimisme pemain Akademi Sepak Bola Cipta Cendikia Albianca Raula
- Anggota Exco PSSI menyebut HPSL menjadi salah satu wadah pemantauan bakat pemain untuk timnas putri
WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Mesin gol Akademi Sepak Bola Cipta Cendikia atau Cipta Cendikia Football Academy, Albianca Raula optimistis menatap babak All-Stars yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 5-12 Juli 2026 mendatang.
Akademi Sepak Bola Cipta Cendikia menjadi satu dari total 16 tim--delapan tim di bawah usia 15 tahun (U-15) dan delapan tim U-18--yang akan berlaga di liga bertajuk "HydroPlus Soccer League (HPSL) All-Stars 2025/2026". Turnamen itu diikuti juara dan peringkat kedua HPSL dari empat kota penyelenggara liga yakni Surabaya, Bandung, Jakarta dan Kudus.
Status Akademi Sepak Bola Cipta Cendikia lolos sebagai juara HPSL Jakarta U-15 2025/26 dengan torehan 90 poin tanpa pernah kalah dari tim lawan. Albianca mengaku bangga timnya bisa tampil konsisten.
Ia sendiri menorehkan total 1.405 menit bermain dan menyandang gelar pencetak gol terbanyak HPSL Jakarta U-15 2025/2026 dengan catatan 38 gol. HPSL Jakarta berlangsung selama 30 pekan mulai Oktober 2025 hingga Juni 2026 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Jawa Barat.
"Perasaan saya tentu senang banget, enggak tim kami bisa juara. Setiap pekannya kami bisa main konsisten mungkin karena memang kami punya rasa enggak mau kalah, usaha maksimal dan percaya diri saat di lapangan. Kuncinya mungkin di komunikasi tim. Selanjutnya kami yakin bisa menjaga performa tim di babak All-Stars," ujar Albianca, Minggu (7/6/2026).
Selain Albianca Raula, Akademi Sepak Bola Cipta Cendikia diperkuat para pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) regional Jakarta yaitu Clea Abelia, Andara Alisya, Andien Haifa Syakira, Kalila Fausta Bastian dan Ayla Dva Khala Ahisma (MLSC Yogyakarta). Menurut Albianca, hal ini menjadi salah satu faktor kekuatan timnya.
"Karena sebelumnya juga kami sudah pernah tanding bareng jadi bangun chemistry di lapangan enggak susah. Semoga kami bisa menjadi juara di Liga All-Stars 2025/2026," tegas Albianca.
Pemusatan latihan
Hasil positif juga diukir Putri JP Jakarta di U-18. Seperti Akademi Sepak Bola Cipta Cendikia, Putri JP Jakarta tal tersentuh kekalahan sepanjang liga bergulir. Mereka mengemas total 54 poin. Kapten Tim Putri JP Jakarta U-18, Rengganis Wijanarto mengatakan kunci keberhasilan timnya adalah tampil kompak setiap pekan.
"Saya selalu mengajak teman-teman untuk bermain kompak dan latihan terus. Di All-Stars mendatang kami mau menjadi juara, dan mengharumkan nama DKI Jakarta," ujarnya.
Pelatih Putri JP Jakarta U-18, Intan Nuraini Ulfa menyebut juara HPSL Jakarta U-18 2025/26 ini merupakan target utama sedari awal liga. Mengenai persiapan menjelang babak All-Stars, Intan berharap pemainnya bisa menjaga semangat juang.
"Saya bersyukur di regional ini kami tidak terkalahkan. Sembilan bulan tampil di liga tentu membuat anak-anak ada kalanya merasa bosan, tapi kami jajaran pelatih selalu memotivasi dan orangtua mereka juga sangat support. Persiapan menuju All-Stars kami akan bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk training center supaya turut menyukseskan perjalanan kami di Kudus," kata Intan.
Liga kompetitif
Sementara itu Program Director HPSL Teddy Tjahjono mengatakan Jakarta menjadi kota terakhir yang melengkapi rangkaian penyelenggaraan HPSL musim 2025/2026 setelah Surabaya, Bandung dan Kudus. Ia bersyukur kompetisi yang digelar di empat regional menghadirkan iklim kompetitif sekaligus memperluas kesempatan bertanding bagi pesepak bola putri usia muda.
"Regional Jakarta menjadi liga dengan peserta terbanyak dibanding tiga regional lainnya. Ada 16 tim untuk U-15 dan 10 tim di U18. Sementara dari segi kualitas kami melihat dari pekan pertama sampai saat ini sangat jauh meningkat. Karena setiap pekan mereka bertanding, dan sebelum pertandingan berlatih tiga sampai empat kali," ujar Teddy.
turnamen sepak bola putri
pembinaan sepak bola putri
timnas sepak bola putri
sepak bola putri
Bakti Olahraga Djarum Foundation
Cipta Cendikia Football Academy
Albianca Raula
Putri JP Jakarta
| Scorpion FC U-15 dan Samba Persada Women U-18 Segel Tiket ke Putaran Nasional |
|
|---|
| Bintang Muda Sepak Bola Putri dari Kudus dan Malang Bersinar |
|
|---|
| Arema FC Women dan Tigers Football Academy Mendominasi Kompetisi Sepak Bola Putri |
|
|---|
| Juara Baru Turnamen Sepak Bola Putri KU 10 dan 12 Tahun Lahir di Surabaya |
|
|---|
| Mojang Priangan dan Akademi Persib Bandung Raih Tiket All-Star ke Kudus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Albianca-Raula-pemain-Akademi-Sepak-Bola-Cipta-Cendikia.jpg)