Pilkada Kota Tangerang
Tak Gentar Hadapi Birokrat Senior, Faldo Maldini Siap Hadapi Debat Perdana Pilwako Tangerang
Debat perdana tersebut, akan mengusung tema kesejahteraan, pelayanan, serta keterkaitan program Kota Tangerang dengan pemerintah pusat.
Penulis: Nurmahadi | Editor: Feryanto Hadi
Laporan Reporter Wartakotalive.com, Nurmahadi
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG- Debat perdana Pilwalkot Tangerang 2024, akan diselenggarakan KPU Kota Tangerang, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Rabu (23/10/2024) esok hari.
Debat perdana tersebut, akan mengusung tema kesejahteraan, pelayanan, serta keterkaitan program Kota Tangerang dengan pemerintah pusat.
Menjelang dimulainya debat perdana tersebut, Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang nomor urut 01, Faldo-Fadhlin mengaku optimis.
Meski lawan debat mereka merupakan pejabat senior di Kota Tangerang, namun Faldo-Fadhlin mengaku siap bertarung.
"Hormat pasti ya. Tapi dalam konteks ini kita sedang di kontestasi elektoral. Ya ketika kami berdua mendaftar itu ya nggak ada, ya namanya udah siap untuk bertarung gitu," ujar Calon Wali Kota Tangerang, Faldo Maldini, Selasa (22/10/2024).
Meski demikian, Faldo Maldini mengatakan, tak mempersiapkan banyak hal jelang debat perdana.
Pasalnya, dia dan wakilnya, Fadhlin Akbar setiap hari bertemu dengan warga.
Sehingga, temuan saat blusukan tersebut akan menjadi senjata utama untuk dibawa dalam debat perdana.
"Itu adalah persiapan-persiapan kita sebenarnya untuk debat nanti. Sehingga sebenarnya latihan kita adalah di kegiatan kampanye kita," kata Faldo.
"Yang jelas kita bersiap terus untuk dialog bersama warga. Temuan-temuan kita di lapangan inilah menjadi bahan baku kita nanti dalam berdebat. Harapan kita sih sebenarnya persiapan kita itu ya terus begini aja. Ya nggak ada ngafalin apa-apa, nggak ada," tambahnya.
Faldo mengaku, saat blusukan di lapangan, dirinya banyak menemukan permasalahan yang dialami warga.
Salah satunya, seperti temuan rumah yang yang tingginya hanya sedada orang dewasa.
Tak hanya itu, dia juga menegaskan rumah warga yang lotengnya hampir roboh karena tertimpa pohon.
"Kami belanja masalah ini bukan sekadar pencitraan gitu, tapi menambah kita punya stok informasi dan fakta. Jadi kalau ditanya latihan debatnya Faldo dan Fadhlin gimana? ya di kampanye blusukan ini," kata Faldo.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengatakan, temuan saat blusukan itu, bisa saja dikeluarkan dalam debat, jika ada salah satu paslon yang berbicara tidak sesuai fakta di lapangan.
"Klaim-klaim yang sebenarnya tidak sesuai dengan apa yang kita temukan di lapangan, tentu akan kita beritahu yang benarnya bagaimana gitu," ujar Faldo.
"Ya kalau sebenarnya ada klaim-klaim berlebihan sih, mohon izin ya. Mungkin kita akan bilang itu. Fakta. Latihan kita itu, kita saling ingetin aja, rumah yang sedada Mas Fadlin itu mungkin akan keluar di debat itu," tambahnya.
Angkat Temuan saat Blusukan dalam Debat Perdana
Faldo Maldini mengatakan, tak mempersiapkan banyak hal jelang debat perdana.
Pasalnya, dia dan wakilnya, Fadhlin Akbar setiap hari bertemu dengan warga.
Sehingga, temuan saat blusukan tersebut akan menjadi senjata utama untuk dibawa dalam debat perdana.
"Itu adalah persiapan-persiapan kita sebenarnya untuk debat nanti. Sehingga sebenarnya latihan kita adalah di kegiatan kampanye kita," kata Faldo kepada wartawan, Senin (21/10/2024).
"Yang jelas kita bersiap terus untuk dialog bersama warga. Temuan-temuan kita di lapangan inilah menjadi bahan baku kita nanti dalam berdebat. Harapan kita sih sebenarnya persiapan kita itu ya terus begini aja. Ya nggak ada ngafalin apa-apa, nggak ada," tambahnya.
Faldo mengaku, saat blusukan di lapangan, dirinya banyak menemukan permasalahan yang dialami warga.
Salah satunya, seperti temuan rumah yang yang tingginya hanya sedada orang dewasa.
Tak hanya itu, dia juga menegaskan rumah warga yang lotengnya hampir roboh karena tertimpa pohon.
"Kami belanja masalah ini bukan sekadar pencitraan gitu, tapi menambah kita punya stok informasi dan fakta. Jadi kalau ditanya latihan debatnya Faldo dan Fadhlin gimana? ya di kampanye blusukan ini," kata Faldo.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengatakan, temuan saat blusukan itu, bisa saja dikeluarkan dalam debat, jika ada salah satu paslon yang berbicara tidak sesuai fakta di lapangan.
"Klaim-klaim yang sebenarnya tidak sesuai dengan apa yang kita temukan di lapangan, tentu akan kita beritahu yang benarnya bagaimana gitu," ujar Faldo.
"Ya kalau sebenarnya ada klaim-klaim berlebihan sih, mohon izin ya. Mungkin kita akan bilang itu. Fakta. Latihan kita itu, kita saling ingetin aja, rumah yang sedada Mas Fadlin itu mungkin akan keluar di debat itu," tambahnya.
Timses Faldo-Fadhlin tak Terima Hasil Survei KedaiKOPI
Tim pemenangan pasangan calon nomor urut 01, Faldo-Fadhlin berikan tanggapan terkait hasil survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), yang telah dipublikasikan.
Tim pemenangan Faldo-Fadhlin, Andreas Pamungkas mengaku menghormati KedaiKOPI sebagai sebuah lembaga riset opini.
Kendati begitu, Andreas menilai terdapat beberapa anomali data dan perbedaan signifikan, dengan hasil survei internal yang telah dia lakukan bersama sejumlah lembaga survei nasional.
"Hasil survei sangat ditentukan oleh kualitas kuisioner, antara konstruksi pertanyaan, cara bertanya ke responden dan kapasitas petugas surveior dan spot checker," ucapnya kepada wartawan, Selasa (15/10/2024).
Baca juga: Paslon Pilgub Jakarta Usung Solusi Kemacetan, KedaiKOPI: Ada 2 Hal Krusial yang tak Berani Dibahas
"Lalu juga kondisi apakah responden berada dalam kondisi netral dan bebas dari intervensi," imbuhnya.
Menurut Andreas, sudah menjadi hal yang lumrah jika petugas survei kerap dipandu RW dan RT dalam menentukan calon responden yang akan diwawancarai.
Namun lanjut dia, apakah hal tersebut menjadi faktor determinan dalam quality control oleh tim KedaiKOPI.
"Sulit bagi kami untuk melakukan verifikasi terhadap hasil survei tersebut, mengingat KedaiKOPI bukanlah anggota Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI). Bahkan KedaiKOPI belum mendaftarkan diri ke KPUD Kota Tangerang" ujarnya.
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Asal Cabut KJP Pelajar yang Tawuran, Rano Karno tak Setuju, Ini Katanya
Di samping itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, menyebut bahwa lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) belum teregistrasi, dan hasilnya tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Padahal, diketahui pada Senin (14/10/2024), lembaga survei KedaiKOPI mengklaim, jika elektabilitas Sachrudin-Maryono unggul hingga 63,8 persen, jelang Pilkada.
Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Tangerang, Yudhistira Prasastra menegaskan jika saat ini belum ada satu pun lembaga survei yang terdaftar.
“Informasi yang saya terima, pendaftar pemantau pemilu, hitung cepat atau lembaga survei itu belum ada yang ada meregistrasi ke KPU,” kata dia kepada wartawan, Selasa (15/10/2024).
Yudhistira menilai, seharusnya lembaga survei KedaiKOPI menyurati atau melakukan pemberitahuan ke KPU Kota Tangerang ketika telah melakukan survei.
Ketua Tim Pemenangan Faldo-Fadhlin, Andreas Pamungkas (kiri), tak terima atas hasil survei KediKOPI. (warta kota/nurmahadi)
Pasalnya kata dia, hal tersebut telah tertuang di keputusan KPU Nomor 328 tahun 2024.
“Memang harusnya ada informasi ke kita sebelum melaksanakan survei. Minimal dia meregistrasi dulu lah. Jadi kita sampaikan bahwa survei tersebut di luar daripada informasi yang kami terima, jadi tidak dapat dipertanggungjawabkan dari KPU,” ucapnya.
Padahal kata Yudhistira, pihaknya telah membuat pengumuman melalui sosial media, terkait lembaga survei, sejak Februari 2024 lalu.
“Kita sampaikan bahwa pemantau pemilu, tim survei maupun misalnya mau melaksanakan tim hitung cepat, ya harus registrasi dulu ke KPU Kota Tangerang,” ucap dia.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
| Menangkan Pilkada 2024 Kota Tangerang dengan 394.137 Suara, Sachrudin: Metal Alias Menang Total |
|
|---|
| Kecurangan Pilkada Kota Tangerang, Komarrullah Temukan Bagi-bagi Sembako dan Money Politik |
|
|---|
| Bawaslu Kota Tangerang Soroti Jumlah DPT yang Tidak Sinkron antara Pilwalkot dan Pilgub Banten |
|
|---|
| Tak Perlu Raih Suara Minimal 50 Persen, Peraih Suara terbanyak di Pilwako Tangerang Langsung Menang |
|
|---|
| PDIP Akan All Out Menangkan Paslon Sachrudin-Maryono Hasan di Pilkada Kota Tangerang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wasekjen-pan-faldo-maldini_20181031_061121.jpg)