Rabu, 8 April 2026

Pilkada Jakarta

Kubu Pramono Anung-Rano Karno Optimistis Elektabilitas Terus Naik

Dalam survei terbaru Charta Politika pada 19-25 September 2024, elektabilitas Pramono-Rano meningkat menjadi 36,50 persen

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno, Lies Hartono alias Cak Lontong saat menggelar konferensi pers di Posko Pemenangan Pram-Rano, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2024). 

Laporan wartawan wartakotalive.com Yolanda Putri Dewanti

WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA — Ketua Tim Sukses (Timses) Pramono Anung dan Rano Karno, Lies Hartono atau karib disapa Cak Lontong mengatakan, hasil survei terbaru dari Charta Politika menunjukkan tren elektabilitas Pramono-Rano meningkat.

Dalam survei terbaru Charta Politika pada 19-25 September 2024, elektabilitas Pramono-Rano meningkat menjadi 36,50 persen

“Kenaikan ini bukan sekadar angka-angka belaka tapi lebih dari itu ada muatan luar biasa, tren sangat baik dan positif. Peluang tren ini terus meningkat masih terbuka,” ucap Cak Lontong didampingi Chico Hakim, Prasetyo Edi Marsudi dan Tina Toon dalam Konferensi Pers yang digelar Timses Pramono-Rano di Rumah Cemara 19, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2024).

Menurut Cak Lontong, karena ini merupakan tren yang bagus maka harus diteruskan dengan bukti nyata yang lebih konkret di lapangan.

Cak Lontong menjelaskan, debat Pilkada berbeda bila dibandingkan dengan debat pilpres kemarin.

“Di Pilkada kali ini, konsep kampanye kami adalah riang gembira dan merangkul semua. Tidak ada yang menyerang individu. Pokoknya hepi saja. Kalau keputusan yang diambilnya dalam suasana gembira insya Allah hasilnya bagus,” kata Cak Lontong

Sementara itu, Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta dua periode, Prasetyo Edi Marsudi, mengatakan, peningkatan elektabilitas Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta Pramono Anung - Rano Karno karena program yang dibawa dalam kampanye terbukti nyambung dengan kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah trennya naik terus. Saya kasih masukan ke mas Pram. Pada dasarnya masalah Jakarta itu ada 3.  Macet banjir dan pendidikan. Alhamdulillah nyambung. Doel bekas gubernur dan Pramono mantan Sekjen PDIP dan Sekretaris Kabinet 2 periode,” kata Prasetyo.

Tak akan gunakan singkatan dalam debat

Di sisi lain, Cak Lontong berharap istilah atau singkatan yang menyulitkan tidak digunakan oleh kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur yang mengikuti debat Pilkada Jakarta 2024.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menggelar debat perdana Pilgub Jakarta 2024 di JIExpo Kemayoran pada Minggu (6/10/2024).

Cak Lontong mengatakan, Debat Pilkada 2024 merupakan ajang untuk menarik simpatik publik, sehingga Pram-Rano dipastikan akan menghindari penggunaan singkatan-singkatan yang menyulitkan.

"Menurut saya itu (istilah-istilah) hal yang bersifat manipulatif dan saya kira Pramono-Rano tidak akan menggunakan itu," kata Cak Lontong saat menggelar konferensi pers di Posko Pemenangan Pram-Rano, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2024).

Komika kenamaan tanah air itu mengatakan masing-masing pasangan calon diharapkan juga demikian. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved