Kamis, 7 Mei 2026

Kesaktian Pancasila

Ini Perbedaan antara Hari Kesaktian Pancasila dengan Hari Lahir Pancasila

Setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, jangan sampai keliru dengan Hari Lahir Pancasila. 

Tayang:
Warta Kota/Rendy Rutama
Perbedaan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila Suasana ratusan masyarakat padati Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur di Hari Kesaktian Pancasila, Minggu (1/10/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM - Setiap tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, jangan sampai keliru dengan Hari Lahir Pancasila. Lalu apa bedanya? 

Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila merupakan dua peringatan penting di Indonesia yang memiliki latar belakang sejarah yang berbeda.

Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober adalah hari peringatan kedudukan Pancasila sebagai satu-satunya pandangan hidup yang mempersatukan seluruh negara, bangsa, dan rakyat Indonesia.

Sebab, di masa lalu ada kelompok yang ingin menggantikan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Salah satunya PKI yang dipimpin oleh D.N Aidit.

Kala itu, PKI ingin mengganti ideologi bangsa Indonesia dari nasionalisme sesuai nilai Pancasila menjadi komunisme.

Selain itu, Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi peringatan atas gugurnya tujuh anggota TNI AD di Lubang Buaya, Jakarta Timur pada 30 September 1965.

Mereka adalah Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) R. Soeprapto Letnan Jenderal TNI (Anumerta) S. Parman, Mayor Jenderal TNI (Anumerta) M.T Haryono, Mayor Jenderal TNI (Anumerta) D.I Pandjaitan, Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo, Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean.

Baca juga: Keberadaan DN Aidit di Malam G30S PKI, Ternyata Sempat Dibawa Pasukan Cakrabirawa

Mereka menjadi korban pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok PKI. Aksi tersebut kemudian dikenal sebagai Gerakan 30 September PKI atau G30S PKI.

Kelompok PKI berdalih mereka merupakan pasukan pengawal Istana (Cakrabirawa) yang ditugaskan untuk menjemput para korban karena dipanggil Presiden Soekarno, padahal tidak ada pemanggilan.

Mereka semua tewas pada 30 September 1965 menuju 1 Oktober 1965.

Hal ini membuat Soeharto, yang kala itu menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan TNI AD.

Hari Lahir Pancasila

Sementara itu Hari Lahir Pancasila Setiap Tanggal 1 Juni.

Dilansir situs resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hari Lahir Pancasila jatuh pada 1 Juni.

Hari Lahir Pancasila diperingati untuk mengenang pidato pertama Presiden ke-1 Indonesia Soekarno di Sidang Dokuritsu Junbi Cosakai alias Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved