Selasa, 28 April 2026

Berita Nasional

Acara Diskusi Refly Harun yang Dibubarkan Sekelompok Orang akan Bahas Evaluasi Pemerintahan Jokowi

Acara Diskusi Refly Harun yang Dibubarkan Sekelompok Orang di Kemang Jaksel Bahas Evaluasi Pemerintahan Jokowi

Istimewa
Acara diskusi yang digelar Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan bersama sejumlah tokoh, Sabtu pagi (28/9/2024), diserang orang yang langsung membubarkan kegiatan tersebut. Sekelompok orang tersebut mengenakan masker dan merangsek masuk ke dalam acara. Acara Diskusi Refly Harun yang Dibubarkan Sekelompok Orang akan Bahas Evaluasi Pemerintahan Jokowi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Acara diskusi yang dihadiri pakar hukum tata negara Refly Harun di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, dibubarkan sekelompok orang tidak dikenal, Sabtu (28/9/2024) sekitar pukul 09.15 WIB. 

Direncanakan acara diskusi selesai sekitar pukul 14.00 WIB, namun terpaksa dihentikan lebih awal.  

"Acaranya tidak berjalan. Jadi kita cuma bertahan di ruangan, ngobrol-ngobrol, silaturahmi, makan-makan, itu doang," kata Refly Harun dilansir Kompas.com.

Menurut Refly, diskusi itu awalnya dimaksudkan untuk membahas evaluasi pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Diskusinya evaluasi pemerintahan Presiden Jokowi dan harapan terhadap pemerintahan kedepan. Apa yang aneh?" lanjut dia.

Sementara itu Kapolsek Mampang Kompol Edy Purwanto mengatakan sekelompok orang yang membubarkan acara diskusi yang digelar oleh Forum Tanah Air (FTA) dan dihadiri Refly Harun hingga Din Syamsudin di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2024), datang secara tiba-tiba tanpa diketahui panitia. 

Baca juga: Pembubaran Acara Diskusi di Kemang Jaksel Dilakukan di Depan Polisi, IPW Sebut Harus Diproses Hukum

Sekelompok orang bermasker itu, kata Kompol Edy Purwanto mengatasnakaman diri sebagai Aliansi Cinta Tanah Air.

"Kami mendapatkan informasi, ada sekelompok orang tak dikenal masuk lewat gerbang pintu belakang," ucap Edy kepada wartawan, Sabtu (28/9/2024).  

Polisi sendiri, kata Edy sebenarnya tidak mengetahui adanya acara diskusi itu.

Sebab, katanya, tidak ada permohonan izin untuk menggelar acara apapun di hotel tersebut.

Polisi baru mengetahui ada diskusi itu setelah mendapat laporan bahwa Aliansi Cinta Tanah Air hendak berunjuk rasa di depan hotel untuk memprotes diskusi tersebut.

Rupanya, mereka tidak hanya berorasi di depan hotel saja, melainkan sampai masuk dan membubarkan jalannya diskusi yang dihadiri sejumlah tokoh dan aktivis.

"Kami tidak tahu, karena memang kegiatan di dalam juga apa, kami tidak tahu karena tidak ada pemberitahuan ke Polsek atau Polres," jelas Edy.  

Edy mengatakan insiden pembubaran ini pun mengakibatkan sejumlah kerugian sehingga akan menindaklanjuti perkara ini. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Grand Kemang, ada pihak dirugikan dan nanti akan buat laporan polisi secara resmi ke Polres Metro Jaksel," lanjut Edy. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved