Berita Jakarta
Bentangkan Bendera Merah Putih, 2.000 Pesilat PSHT Long March dari Monas Hingga ke Bundaran HI
Bentangkan Bendera Merah Putih, 2.000 Pesilat PSHT Long March dari Monas Hingga ke Bundaran HI
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ribuan pendekar silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) melakukan aksi long march dari Monas menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan kembali ke Monas Minggu (25/8/2024).
Aksi dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 78 memperingati berdirinya PSHT ke-103.
Setelah dilepas oleh Ketua Uum PSHT, sekitar 2.000 pesilat dari wilayah Jabodetabek ini melakukan aksi long march sepanjang sekitar 6 kilometer menyusuri Jalan MH Thamrin.
Saat melakukan long march di sela-sela Car Free Day atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini, mereka mengusung bendera merah putih sepanjang 50 meter.
Mereka juga membawa ratusan bendera merah putih dan bendera PSHT yang dipasang di toya atau tongkat.
Sepanjang jalan mereka menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan mars PSHT.
Usai Kembali ke Monas, mereka menampilkan atraksi seni bela diri, baik bela diri tangan kosong, maupun menggunakan senjata tajam jenis golok, celurit dan toya.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan panggung hiburan.
Baca juga: Belum Menikah Lagi Usai Bercerai dengan Ria Ricis, Teuku Ryan: Pacar Saja Belum Ada
Baca juga: Tak Hanya Bertanding, Jurnalis Fest 2024 Jadi Ajang Tikma IISIP 2001 Nostalgia dan Rajut Kebersamaan

Cinta Margareta pelajar kelas enam sekolah dasar yang juga siswa PSHT dari cabang Jakarta Pusat, tampil di atas panggung yang dipasang di sisi Selatan Monas, dengan menyanyikan lagu berjudul 'Mekarlah bunga terateku'.
Seluruh peserta langsung joget Bersama mengikuti alunan irama musik.
Kemudian, atraksi seni bela diri yang ditampilkan sejumlah pesilat muda dari Cabang Jakarta Pusat juga mengundang decak kagum.
Mereka menunjukkan kebolehannya dalam seni bela diri tangan kosong maupun menggunakan senjata tajam.
Demikian halnya seni bela diri yang ditampilkan pesilat lanjut usia dari sanggar Seni Bharata, Senen, Jakarta Pusat ini juga mengundang gelak tawa lantaran aksi mereka diwarnai ngan dagelan.
Ketua Umum PSHT, Mohammat Taufik mengatakan, kegiatan long march ini memang dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, sekaligus memperingati berdirinya PSHT ke-103.
Sejak tahun 1922 silam, PSHT telah giat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Pramono Klaim jadi yang Pertama di Tingkat Pemprov, DKI Jakarta Laporkan APBD ke Publik |
![]() |
---|
Terungkap Sosok Pelaku yang Sediakan Tim Pengintai Penculikan Kepala Cabang Bank BUMN |
![]() |
---|
Kasus Campak Jakarta Barat Meningkat, Kelurahan Kapuk Jadi yang Tertinggi |
![]() |
---|
Refund Tiket Kereta Api Kini Tak Repot Lagi, Bisa Online Lewat Aplikasi KAI Access |
![]() |
---|
Lalamove Ride Tumbuh, UMKM Tanah Abang dan Kebayoran Baru Ikut Bergerak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.