Kamis, 16 April 2026

Kesehatan

Peringati HUT Ke-79 RI, Sequis Ajak Masyarakat Merdeka dari Penyakit Pernapasan

Peringati HUT Ke-79 RI, Sequis Ajak Masyarakat Merdeka dari Penyakit Pernapasan

Istimewa
Peringati HUT Ke-79 RI, Sequis Ajak Masyarakat Merdeka dari Penyakit Pernapasan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dalam memperingati Hari Kemerdekaan ke-79 RI pada 17 Agustus 2024 yang akan datang, bisa menjadi pengingat bagi kita untuk berupaya menjaga kesehatan agar dapat berpartisipasi dalam mengisi kemerdekaan.

Kesehatan yang prima juga berarti ikut mendukung menurunkan angka kesakitan masyarakat dan kemiskinan sebab risiko sakit berdampak pada kerugian finansial.

Salah satu penyakit yang banyak menyerang masyarakat adalah gangguan pernafasan, seperti asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Penyakit pernapasan termasuk yang tertinggi dalam pengajuan klaim asuransi di Sequis.

Hingga Semester 1-2024, Sequis Life mencatat 2.466 kasus klaim kesehatan terkait penyakit pernapasan dengan total klaim kesehatan terkait penyakit pernapasan senilai Rp22,250 miliar.

Head of Department Underwriting Sequis dokter Fridolin Seto Pandu mengatakan kondisi udara semakin tidak sehat sementara kita pun tidak dapat menghindari sepenuhnya untuk tidak berada di luar ruangan sehingga potensi terkena penyakit gangguan pernapasan pun semakin tinggi.

Baca juga: Mitigasi Risiko Penyakit Pernapasan, Sequis Hadirkan Program Xtra Perlindungan Anak

“Gunakan masker saat berada di luar ruang meski hanya sebentar. Seperti saat hendak berangkat ke kantor atau sekolah, makan siang di luar, berjalan di trotoar. Perlu menggunakan masker karena saat di jalan raya sudah pasti akan terpapar debu dan asap kendaraan. Meski kita merasa hanya terpapar sebentar, tetapi terpapar setiap hari dapat membahayakan kesehatan,” kata dr Seto

Selain di luar rumah, polusi udara juga sebenarnya ada dalam ruangan. Ini bisa Anda buktikan ketika membersihkan perabot rumah atau saat menyapu rumah.

Polusi dalam rumah juga dipicu oleh pemakaian produk pembersih berbasis kimia, sisa pembakaran dari dapur, dan penggunaan perabot yang mudah menampung debu, seperti karpet dan tirai.

Padahal,  udara dalam ruangan yang bersih sangat penting untuk kesehatan pernapasan. 

“Bersihkan rumah secara rutin, gunakan alat penyaring udara dengan filter HEPA untuk mengurangi partikel debu, allergen, dan polutan lainnya. Pilih produk pembersih alami atau yang tidak mengandung VOC (volatile organic compounds) karena dapat mengiritasi saluran pernapasan serta pastikan rumah memiliki cukup jendela dan ventilasi untuk sirkulasi udara yang optimal, terutama di dapur dan kamar mandi,” sebut dr Seto.

Penyebab polusi udara lainnya berasal dari asap rokok dan vape.

Kebiasaan merokok dan vape juga dapat memicu penyakit pernapasan.

Baca juga: Pernapasan Mulai Terganggu, Judika Kini Jalani Intermittent dan Olahraga

Masalahnya, rokok dan vape sudah menjadi gaya hidup dan banyak yang menganggap tidak berbahaya.

Efek buruk rokok atau vape terhadap kesehatan tidak langsung dirasakan, tetapi baru muncul setelah berulang dikonsumsi dalam jangka panjang. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved