Rabu, 8 April 2026

Asuransi

Sequis Luncurkan Asuransi Kesehatan, Ini Tips Hadapi Inflasi Medis dengan Bijak dari Donna Agnesia

Sequis Luncurkan Asuransi Kesehatan, Ini Tips Hadapi Inflasi Medis dengan Bijak dari Donna Agnesia

Istimewa
Sequis Luncurkan Asuransi Kesehatan, Ini Tips Hadapi Inflasi Medis dengan Bijak dari Donna Agnesia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kenaikan biaya perawatan medis kini tengah menjadi perhatian banyak pihak.

Survei Willis Tower Watson mengatakan bahwa inflasi biaya medis global pada tahun 2023 mengalami peningkatan dari 7,4 persen menjadi 10,7 % .

Di Indonesia, mencapai 11,5?n akan meningkat lagi hingga 12,74 % pada 2024.

Baca juga: Darius Sinathrya dan Donna Agnesia Bangga Putranya Ikut Seleksi Timnas U16 Indonesia

Kenaikan biaya medis di Indonesia sebetulnya telah meningkat semenjak pandemi covid-19.

Meningkat hingga 13,6?lam laporan Health Trend 2023 dari Mercer Marsh Benefits (MMB).

Kenaikan inflasi medis ditengarai oleh berbagai sebab, antara lain kenaikan biaya dokter, biaya perawatan, operasi, dan perkembangan teknologi kesehatan terbaru yang memerlukan investasi besar dari rumah sakit.

Selain itu, isu overtreatment ikut disorot, yakni kondisi ketika pasien sering kali menerima perawatan dan layanan yang berlebihan sehingga terjadi biaya tambah yang berlebih (over charging) untuk tagihan rumah sakit.

Kenaikan biaya medis ikut meresahkan masyarakat.

Hal ini mengingat biaya perawatan kesehatan sebelum terjadi inflasi telah menjadi beban finansial mereka.

Baca juga: Allianz Utama Rilis Asuransi Perjalanan untuk Penumpang Garuda Indonesia, Ini Manfaatnya

Risiko sakit tidak dapat ditebak kapan akan terjadi. Demikian pula dengan besaran biaya pengobatannya.

Apalagi, jika didiagnosa penyakit kritis, tentunya akan membutuhkan biaya yang sangat besar dengan masa pengobatan yang panjang. 

Financial Consultant & Brand Ambassador Sequis Donna Agnesia menanggapi kondisi ini yang menurutnya memprihatinkan karena kenaikan biaya medis sulit dihindarkan dan akan menjadi tambahan pengeluaran keluarga.

Untuk itu, Donna menyarankan masyarakat meminimalisir risiko menanggung biaya kesehatan dengan disiplin melakukan perencanaan keuangan sejak memiliki penghasilan.

“Mengelola keuangan termasuk susah-susah gampang. Sering dianggap susah karena kita dikelilingi oleh berbagai kemudahan belanja online dengan harga murah, bermacam diskon di berbagai gerai belanja, dan godaan gaya hidup masyarakat modern yang perlu biaya besar," ujar Donna.

"Namun, dengan kondisi kenaikan inflasi medis, berpotensi membuat kondisi hidup jadi mendesak. Pada akhirnya, kita harus membuat prioritas pengeluaran. Itu sebabnya, pengelolaan keuangan menjadi suatu keharusan,” tambah Donna. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved