Selasa, 14 April 2026

Asuransi

Sequis Luncurkan Asuransi Kesehatan, Ini Tips Hadapi Inflasi Medis dengan Bijak dari Donna Agnesia

Sequis Luncurkan Asuransi Kesehatan, Ini Tips Hadapi Inflasi Medis dengan Bijak dari Donna Agnesia

Istimewa
Sequis Luncurkan Asuransi Kesehatan, Ini Tips Hadapi Inflasi Medis dengan Bijak dari Donna Agnesia 

Dengan melakukan perencanaan keuangan, ada kemungkinan bisa menganggarkan  pos biaya kesehatan sehingga bila ada anggota keluarga terserang penyakit ringan dan butuh pengobatan sederhana dapat segera ditangani.

Jangan sampai untuk penyakit ringan pun kita tidak memiliki anggaran. Jangan remehkan penyakit ringan, segera berobat demi mencegah dari kemungkinan meluas menjadi penyakit kronis.

Baca juga: Peniadaan Kelas, BPJS Kini Ada Rawat Eksekutif Bisa Kolaborasi dengan Asuransi Swasta

“Saya pun membuat anggaran kesehatan setiap bulan. Kebiasaan baik ini kami sosialisasikan juga ke anggota keluarga dan orang-orang terdekat. Anggaran kesehatan dapat digunakan untuk kebutuhan obat ringan, vitamin, dan kunjungan dokter,” imbuh Donna.

Sebagai Financial consultant, Donna kerap berbagi saran kepada calon nasabah dan orang-orang terdekatnya agar saat menerima gaji, bonus, atau pendapatan lain, jangan langsung gesek untuk belanja, tetapi sisihkan setidaknya 50 % hingga 70 % untuk kebutuhan pokok termasuk cicilan, utang, dan asuransi kesehatan.

Kemudian sekitar 10 % untuk dana darurat. Jika penghasilan bertambah atau risiko dirasa cenderung meningkat maka persentase pos dana darurat dapat ditambah.

Pos dana darurat berguna sebagai perlindungan jangka pendek untuk menghadapi kejadian yang tidak terduga, seperti jika terjadi risiko pekerjaan yang memengaruhi penghasilan, perbaikan rumah yang mendesak, atau jika terjadi kecelakaan dan kondisi darurat lainnya.

Donna pun mengingatkan untuk memasukkan asuransi kesehatan dalam perencanaan keuangan karena jika hanya mengandalkan dana darurat untuk rawat medis akan mengurangi saldo pos dana darurat.

Perawatan medis akan butuh dana lebih dan cenderung tidak dapat diperkirakan,  inflasi medis sudah pasti akan terus naik, dan kondisi alam yang semakin berubah ikut memengaruhi kondisi kesehatan atau kita menjadi lebih mudah sakit.

Tiga hal di atas menurut Donna adalah berbagai kemungkinan yang dapat menyebabkan masyarakat tertimpa kesulitan keuangan karena harus menanggung biaya berobat.

Mahalnya biaya berobat apalagi penyakit kritis sudah menjadi keluhan banyak masyarakat.

Untuk itu, dalam perencanaan keuangan perlu memitigasi risiko sakit melalui asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan masih dipercaya menjadi solusi karena telah membantu banyak masyarakat Indonesia termasuk nasabah Sequis untuk mampu menghadapi kondisi ketidakpastian menjadi pasti.

Dengan membayar premi yang jumlahnya kecil mampu mengatasi risiko biaya medis yang besar tanpa perlu mengorbankan finansial dan aset keluarga. 

“Menjadikan perencanaan keuangan sebagai gaya hidup akan membantu Anda dan keluarga memiliki kebiasaan menyisihkan uang sehingga bisa membayar premi asuransi kesehatan. Jika terjadi risiko sakit pada anggota keluarga, tidak perlu khawatir dan tidak perlu mengeluarkan dana dari tabungan pribadi karena biaya pengobatan dapat ditanggung melalui klaim asuransi kesehatan,” imbuh Donna.

Head of Health Strategic Business Unit Sequis Mitchell Nathaniel memperkuat alasan kebaikan memiliki asuransi kesehatan karena nasabah bisa mendapat perawatan rawat inap yang berkualitas dengan adanya penggantian biaya kesehatan.

Baca juga: Peniadaan Kelas, BPJS Kini Ada Rawat Eksekutif Bisa Kolaborasi dengan Asuransi Swasta

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved