Berita Nasional
Ganjar, Hasto, Djarot Peringati 28 Tahun Kudatuli, PDIP: Bukan Ingatkan Luka, Tapi Rawat Ingatan
Sejumlah elit PDIP menghadiri peringatan ke-28 Kudatuli di DPP PDIP, mereka coba mengenang peristiwa kekerasan di era Presiden ke-2 Soeharto itu.
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Valentino Verry
Adapun hadir dan menyaksikan teatrikal peristiwa Kudatuli tersebut yakni Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Wasekjen PDIP Yoseph Aryo Adhie dan Sadarestuwati, Wakil Bendahara PDIP Yuke Yurike serta jajaran Ketua DPP PDIP seperti Ganjar Pranowo, Yasonna Laoly, Ribka Tjiptaning, Eriko Sotarduga, dan Wiryanti Sukamdani.
Selanjutnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pun tampak mengikuti acara ini melalui daring.
Sebagai informasi, PDI kubu Soerjadi bersama sejumlah orang yang diduga aparat, menyerang kantor DPP PDI yang diisi oleh massa pendukung PDI kubu Megawati Soekarnoputri.
Upaya penyerangan itu didukung oleh pemerintahan Orde Baru untuk menggulingkan kepemimpinan Megawati dari kantor pusat PDI.
Peristiwa ini meluas menjadi kerusuhan di beberapa wilayah di Jakarta, khususnya di kawasan Jalan Diponegoro, Salemba, Kramat, Jakarta Pusat.
Dari hasil penyidikan Komnas HAM, sebanyak lima orang massa pendukung Megawati tewas, 149 orang terluka dan 23 orang hilang.
Pemerintah saat itu menuduh aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) sebagai penggerak kerusuhan.
Pemerintah Orde Baru kemudian memburu dan menjebloskan para aktivis PRD ke penjara.
Peristiwa itu pun dikenal sebagai penyerangan 27 Juli atau Kudatuli atau Sabtu Kelabu.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
| MBG dan Koperasi Desa Jadi Andalan, Prabowo Sebut Dananya dari Sitaan Korupsi |
|
|---|
| Keras! Prabowo Peringatkan Kaum Intelektual: Jangan Gunakan Kepandaian untuk Tipu Rakyat |
|
|---|
| Prabowo Sebut Pihak yang Sebut Indonesia Gelap Matanya Buram, Diminta Kabur Saja ke Yaman |
|
|---|
| Warga Jogjakarta Amuk Bangunan Little Aresha Daycare Usai Kekerasan Anak Terungkap |
|
|---|
| Detik-detik Letusan Gunung Merapi Terjadi 17 Kali Dalam Sehari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kudatuli1.jpg)