Kamis, 9 April 2026

Pegi Setiawan Bertekad Belajar Bahasa Inggris Usai Bebas demi Mengadu Nasib di Bali

Pegi Setiawan yang kini telah menghirup udara bebas dari tahanan Polda Jawa Barat bertekad untuk belajar bahasa Inggris demi mengadu nasib di Bali.

Editor: Junianto Hamonangan
Tribun Jabar
Pegi Setiawan yang kini telah menghirup udara bebas dari tahanan Polda Jawa Barat bertekad untuk belajar bahasa Inggris demi mengadu nasib di Bali. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pegi Setiawan mempunyai cita-cita untuk mengadu nasib di Bali setelah dirinya menghirup udara bebas dari tahanan Polda Jawa Barat

Pegi Setiawan mempunyai rencana untuk merantau ke luar Pulau Jawa, tepatnya di Bali dengan bertekad untuk belajar bahasa Inggris sebagai modal dasar. 

Pegi yang sempat terjerat kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada tahun 2016 silam ingin mengubah nasib setelah masa-masa suram sebelumnya.

Sekarang, Pegi mendapatkan perhatian dari banyak pihak dan nasibnya kini perlahan sudah mulai membaik.

Namun, Pegi tidak merinci seperti apa pekerjaan yang akan dilakoninya di Bali.

Hanya saja, Pegi mengaku sudah mendapatkan gambaran pekerjaan yang akan ia lakukan setelah melewati masa sulit.

Pegi diketahui merupakan kuli bangunan di Kota Bandung, sebelum ditangkap dan dijadikan tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

"Saya ingin ke Bali. Insya Allah sudah ada yang minta saya untuk bekerja mudah-mudahan dilancarkan," ujar Pegi, dikutip dari TribunnewsBogor.com.

Pegi mengaku, dirinya sedang bersemangat belajar Bahasa Inggris.

"Saya ingin belajar Bahasa Inggris," jelasnya.

Sebelumnya, presenter stasiun televisi bernama Leo Chandra menawarkan Pegi untuk belajar public speaking, bahkan ada tawaran private Bahasa Inggris juga.

Baca juga: Nasib Pegi Setiawan Usai Bebas, Polri: Kami Tak Mungkin Paksakan Orang Jadi Tersangka

"Intonasi dan artikulasi yang harus diperbaiki Pegi Setiawan," ucap Leo.

"Nanti Pegi Setiawan saya ajarkan Bahasa Inggris juga," sambungnya.

Meski memutuskan untuk merantau, Pegi mengatakan, tidak akan melupakan jasa kuasa hukum dan seluruh warga Indonesia yang selama ini telah mendukungnya.

"Saya sendiri tidak menyangka bisa dibela 75 pengacara. Itu orang top semua. Terima kasih untuk semuanya," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved