Kesehatan
Dapat Berinteraksi dengan Obat, Ini 4 Cara Kafein Berpengaruh terhadap Pengobatan
Memahami bagaimana kafein berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, penting untuk mengelola kesehatan dan menghindari potensi komplikasi.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kafein menjadi bagian penting dari rutinitas sehari-hari banyak orang.
Baik dalam bentuk secangkir kopi saat pagi hari, minuman sore, atau minuman saat makan malam.
Kafein pun menjadi stimulan yang banyak dikonsumsi dan berdampak pada tubuh Anda dalam berbagai cara.
Baca juga: Kafein dalam Seteguk Kopi Espresso versus Kopi Seduh Biasa
Selain kualitasnya memberi energi, kafein memiliki hubungan kompleks dengan obat-obatan yang tidak boleh diabaikan.
Memahami bagaimana kafein berinteraksi dengan obat-obatan tertentu sangat penting untuk mengelola kesehatan secara efektif dan menghindari potensi komplikasi.
Kafein terhadap obat-obatan tertentu, berpotensi risiko dan efek sampingnya.
Baca juga: Kopi Jamur Tawarkan Manfaat Kesehatan Ganda dan Kafein Lebih Sedikit
Stimulan alami kerap diperoleh dari kafein, termasuk dalam kelas senyawa disebut xantin.
Kafein juga sebagai obat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi di dunia.
Kafein paling sering ditemukan dalam biji kopi, daun teh, biji kakao, dan kacang kola.
Baca juga: 4 Tips Ahli Gizi Hindari Sembelit Saat Berlibur, Mulai Jauhi Kafein Hingga Konsumsi Makanan Berserat
Kafein juga ditambahkan pada banyak minuman dan suplemen lainnya seperti minuman energi, soda, dan suplemen pra-olahraga
Minum kafein bekerja di otak untuk membuat Anda tetap terjaga dan waspada, serta menghilangkan rasa lelah.
Selain itu, kafein dapat membantu Anda merasa lebih fokus, tetap lebih waspada, bahkan bekerja lebih baik secara fisik.
Baca juga: Kafein dalam Cokelat Bisa Bikin Anda Melek Sepanjang Malam? Simak Penjelasannya
Namun, kafein sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang, karena terlalu banyak dapat menyebabkan efek buruk seperti kegelisahan, kecemasan, dan insomnia.
Lauren Harris-Pincus MS RDN, penulis dan pendiri NutritionStarringYOU.com, mengatakan kepada EatingWell, "Kafein, stimulan sistem saraf pusat yang paling umum dikonsumsi."
Menurut dia, kafein memengaruhi memori, pembelajaran, dan kinerja dengan membuat Anda tetap waspada dan tidak terlalu lelah.
Baca juga: Matcha vs Kopi, Mana yang Lebih Banyak Kafein dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh
| Ketum PERDOSRI: Pentingnya Perubahan Paradigma Layanan Kesehatan Menuju Pemulihan Fungsi |
|
|---|
| IDAI Rilis Panduan Mudik Sehat Bersama Anak, Vaksinasi Jadi Prioritas |
|
|---|
| Buku Saku 'Ngrumat' Diterbitkan, Terobosan Puskesmas Tanpa Dinding untuk Menjamah Pasien Tersisihkan |
|
|---|
| Masalah Kesehatan Perempuan Tak Hanya Reproduksi, Perlu Penanganan Menyeluruh Secara Holistik |
|
|---|
| Survei Kesehatan Indonesia: 57 Persen Penduduk Alami Masalah Gigi, Hanya 11 Persen Cari Pengobatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kafein09.jpg)