Atasi Backlog Rumah, Pemerintah Dorong Terwujudnya Dana Abadi Perumahan
Saat ini Kementerian PUPR masih menggodok skema dana abadi perumahan tersebut dengan berbagai pihak di dalam ekosistem pembiayaan perumahan.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma mengatakan bahwa terkait dana abadi perumahan, jika dipercaya, BP Tapera siap untuk mengelola dana tersebut.
Sesuai amanat UU Tapera dan PP Penyelenggaraan Tapera, kata dia, BP Tapera berperan sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP) dalam menyalurkan dana FLPP.
Dana kelolaan BP Tapera itu bisa berasal dari kerja sama lembaga/institusi dan juga dana titipan program, CSR, dana hibah, dana philantropist, dana kompensasi dan lain-lain.
Baca juga: Ini Kata Virgoun Setelah Ditangkap Polisi Usai Kedapatan Pakai Narkoba Bareng Teman Perempuannya
Baca juga: Up Date Kasus Vina Cirebon, Polisi Ungkap Alasan Ayah Pegi Kemungkinan Jadi Tersangka
“Pemerintah tidak perlu membuat badan baru. Cukup dengan memberikan peran lebih kepada BP Tapera,” kata Sid Herdi Kusuma.
Terlebih, secara organisasi berdasarkan UU, BP Tapera tidak bisa dipailitkan. Secara kinerja, ungkap Sid Herdi Kusuma, BP Tapera juga diawasi secara ketat oleh OJK dan Komite Tapera yang beranggotakan para menteri di pemerintahan.
“Karena itu, perlu integrasi pengelola dana abadi perumahan dengan BP Tapera dalam satu platform penyaluran pembiayaan yang terpadu,” pungkasnya.
Saling Dukung
Chief of Economist PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), Martin Daniel Siranayamual menyampaikan bahwa peran SMF dalam pengelolaan dana abadi perumahan ada dua.
Pertama, sebagai sekretariat ekosistem pembiayaan perumahan dalam pemupukan dana abadi.
Kedua, sebagai sekuritisasi kerja sama dengan institusi pembiayaan perumahan lain.
Baca juga: Tingkatkan Perekonomian di Solo, Erick Estrada Gelar Acara UMKM Parade Selera Rasa
Baca juga: Shin Tae-yong Masuk Rumah Sakit, Erick Thohir Sendirian Hadiri Undian Ronde 3 Kualifikasi PD 2026
“Mewujudkan dana abadi perumahan itu perlu menyelesaikan berbagai tantangan, manfaat, dukungan, solusi dan tata kelola yang baik, diperlukan juga pengawasan agar masyarakat penerima manfaat bisa merasa terjamin,” ungkap Martin Daniel.
Menurutnya, sekuritisasi dalam dana abadi dilakukan karena likuiditas perbankan tentu punya keterbatasan sehingga perbankan butuh untuk menjaga perjalanan bisnis masing-masing.
Dalam mengelola dana abadi, kata dia, bank penyalur juga tetap harus menjaga likuiditas mereka.
“Sekelas BTN mungkin punya kemampuan, tetapi kan tetap ada keterbatasan. SMF di sini fungsinya membantu, agar masing-masing organisasi dalam ekosistem pembiayaan perumahan bisa dapat untung namun kebijakan pemerintah juga dapat jalan,” kata Martin Daniel.
Sementara itu, Pengamat Properti, Panangian Simanungkalit menilai pemerintah baru mendatang memiliki semangat dan program yang menonjol di sektor perumahan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Kementerian PUPR
dana abadi perumahan
Direktur Pembiayaan Perumahan
Ditjen Pembiayaan Infrastruktur
Haryo Bekti Martoyoedo
| Sekolah Rakyat di Bekasi Dibangun, Target Rampung Juni 2026 |
|
|---|
| Aksi Kepala Desa Bonder Mandi Lumpur Ungkap Buruknya Infrastruktur Jalan |
|
|---|
| Taufik Hidayat Sebut Kemenpora Konsisten Lanjutkan Proyek Pusat Olahraga Hambalang yang Terbengkalai |
|
|---|
| Prabowo Pisah Kementerian PUPR Jadi Dua, Ini 2 Menteri yang Ditunjuk, Diantaranya Eks Politisi PDIP |
|
|---|
| Basuki Hadimuljono Akui Sulit Jalani Hari-Hari Terakhir Jadi Menteri PUPR |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Dana-Abadi-Perumahan-21-Jun.jpg)