Kamis, 30 April 2026

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat di Bekasi Dibangun, Target Rampung Juni 2026

Kementerian PUPR membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi dengan progres 10 persen. Proyek ditargetkan rampung Juni 2026

Tayang:
ist/Dokumentasi Pemkab Bekasi
SEKOLAH RAKYAT - Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin bersama Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Kementerian PUPR, Tommy saat meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sukamahi Cikarang Pusat, pada Senin (12/01/2026) lalu. (Dokumentasi Pemkab Bekasi/ Tribun Bekasi). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI Kementerian PUPR mulai membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sebagai bagian dari program pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Hingga pertengahan Januari 2026, progres pembangunan telah mencapai 10 persen dan ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Adapun saat ini progresnya sudah mencapai 10 persen dan ditargetkan rampung pada Juni 2026 atau selesai sebelum tahun ajaran baru 2026/2027.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, Sekolah Rayat dibangun dekat Komplek Perkantoran Pemkab Bekaso di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.

Baca juga: Asa Dila, Anak Pemulung yang Ingin Bangkit Lewat Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat itu merupakan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

"Pembangunan telah berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, progres telah mencapai sekitar 10 persen, dengan masa kontrak pekerjaan hingga bulan Juni 2026," katanya di Cikarang pada Rabu (14/1/2026).

Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Lebih lanjut, Endin menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi juga telah melakukan berbagai persiapan, termasuk penyiapan calon peserta didik yang akan mengikuti program Sekolah Rakyat.

“Tadi juga disampaikan oleh Pak Kepala Dinas Sosial bahwa calon peserta sudah mulai disiapkan melalui pendataan, dari yang sebelumnya DTKS kini DTSN. Penjaringan dilakukan dari desil 1 sampai 5, sehingga saat nanti launching, kewajiban kita dalam menyiapkan peserta sudah siap,” jelasnya.

Pendidikan Sekolah Rakyat ini mencakup jenjang SD, SMP hingga SMA, dengan target sekitar seribu siswa untuk satu angkatan.

Baca juga: Wamensos Apresiasi Skema Pemberdayaan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Lembata

Menurut Endin, Sekolah Rakyat diharapkan mampu mendorong peningkatan status sosial masyarakat melalui pendidikan yang setara dan inklusif.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang tertinggal dalam pendidikan dasar,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Kementerian PUPR, Tommy, menjelaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari paket pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat Tahap 2.

“Untuk pembangunan Sekolah Rakyat tahap dua di Kabupaten Bekasi ini tergabung dalam paket pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat dua. Kontrak pekerjaannya dimulai sejak 2 Desember 2025 dan akan berakhir pada 29 Juli 2026,” ungkap Tommy.

Ia menyampaikan, setelah serah terima pertama pekerjaan, Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat langsung dimanfaatkan untuk menampung siswa-siswi Sekolah Rakyat rintisan yang saat ini telah beroperasi, sekaligus menambah peserta didik baru.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved