Berita Bekasi
Pemkab Bekasi Telah Perbaiki Jalan Rusak Sepanjang 200 Kilometer
Berdasarkan SK penetapan status jalan kabupaten dan jalan desa, panjang jalan yang dimiliki Kabupaten Bekasi dari tahun 2017
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI----- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memperbaiki jalan rusak sepanjang 200 kilometer selama tahun 2023.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan, Pemkab Bekasi fokus anggarkan infrastruktur jalan dibawa kepimpinan Penjabat Bupati Dani Ramdan.
0erbaikan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Ya, kondisi kemantapan jalan kita hingga tahun 2023 kemarin sudah di angka 81 persen. Kita berharap di tahun 2024 ini terus meningkat," katanya pada Kamis (16/5/2024).
Baca juga: Pemkab Bekasi Luncurkan Program Inovasi Atasi Permukiman Kumuh, Ini Penjelasan Nurchaidir
Henri mengatakan, perbaikan jalan rusak tersebut tidak terlepas dari masukan serta aduan masyarakat, baik saat Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan turun ke lapangan maupun melalui media sosial.
"Banyak sekali laporan jalan-jalan di Kabupaten Bekasi yang kondisinya tidak baik atau rusak. Hal ini yang menjadi atensi beliau untuk kami," ujarnya.
Berdasarkan SK penetapan status jalan kabupaten dan jalan desa, panjang jalan yang dimiliki Kabupaten Bekasi dari tahun 2017 sampai akhir Desember 2023 sepanjang 946 kilometer.
Namun setelah Dinas SDABMBK melakukan suvei dan pendataan ulang, jumlahnya bertambah menjadi 1.071 kilometer.
"Nah, ini yang kita harus tingkatkan lagi. Karena kemantapan yang diisyaratkan nasional itu 100 persen. Kemudian provinsi di 85 persen. Nah kita harus mengejar angka itu," imbuhnya.
Baca juga: Apandi Syok Uang Rp 450 Juta Raib Disikat Pencuri Bermodus Pecah Kaca Mobil di Kota Bekasi
Menurut Henri, kemantapan jalan yang dimaksud adalah jalan dalam kondisi baik, salah satu indikatornya tidak berlubang.
Selain melakukan perbaikan, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan juga membentuk unit reaksi cepat (URC) Berani Jalan.
Tujuannya untuk menjaga kondisi kemantapan jalan yang sudah dibangun. URC ini dibentuk untuk menjaga kondisi kemantapan jalan agar yang kondisi baik tidak turun menjadi kondisi sedang ataupun rusak.
"Tim URC ini merespon dengan cepat aduan masyarakat dan langsung mengerjakannya. Banyak sekali pengaduan masyarakat dan satu hari minimal mereka mengerjakan dua titik," kata Henri.
Dengan upaya-upaya ini diharapkan kemantapan jalan di Kabupaten Bekasi semakin tinggi. Sehingga masyarakat dapat nyaman melintasi jalan yang mulus sampai pelosok daerah.
"Ini ikhtiar kami untuk melayani masyarakat. Mudah-mudahan sampai akhir 2024 semakin banyak jalan yang berkualitas," tandasnya. (MAZ)
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
| Perajin Batu Bata di Kabupaten Bekasi Bisa Tangkap Peluang Program Gentengisasi |
|
|---|
| Pengedar Tramadol Ditangkap, Kapolsek Tarumajaya Bekasi Tepis Isu Setoran |
|
|---|
| Tri Adhianto Tekan Tagihan Listrik Pemkot Bekasi, Hemat Hingga Rp120 Juta per Bulan |
|
|---|
| Program Pajak Kendaraan Tanpa KTP di Bekasi Tersendat, DPRD Jabar Minta Evaluasi |
|
|---|
| Cara Pemkab Bekasi Cegah ASN Manfaatkan WFH Setiap Jumat untuk Libur Panjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Perbaikan-jalan-di-Bekasi.jpg)