Senin, 27 April 2026

Berita Bekasi

Perajin Batu Bata di Kabupaten Bekasi Bisa Tangkap Peluang Program Gentengisasi

Program ini bertujuan untuk mendorong produksi genteng tanah liat sebagai material utama dalam pembangunan rumah subsidi

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota
GENTENGISASI - Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, mengungkapkan bahwa saat ini Kabupaten Bekasi belum memiliki produsen genteng lokal. 
Ringkasan Berita:
  • Program Gentengisasi gagasan Prabowo Subianto dorong penggunaan genteng tanah liat untuk rumah subsidi dan RTLH.
  • Kabupaten Bekasi belum punya produsen genteng, masih bergantung daerah lain.
  • Perajin batu bata didorong beralih produksi karena permintaan genteng tinggi.
  • Program ini juga berpotensi diterapkan ke sekolah, kantor, dan fasilitas umum.

 


Laporan Wartawan Muhammad Azzam


WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI---- Para perajin batu bata di Kabupaten Bekasi didorong untuk memanfaatkan peluang program Gentengisasi yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Program ini bertujuan untuk mendorong produksi genteng tanah liat sebagai material utama dalam pembangunan rumah subsidi dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, mengungkapkan bahwa saat ini Kabupaten Bekasi belum memiliki produsen genteng lokal.

Sehingga, untuk program itu Kabupaten Bekasi hanya sebagai penerima manfaat saja, bukan penghasil genteng.

“Di Kabupaten Bekasi belum ada yang memproduksi genteng. Produksi lokal hanya batu bata merah, dan itu pun lokasi-lokasinya sudah terbatas,” kata dia, pada Senin (13/4/2026).

Untuk itu, ia menilai peluang ini bisa ditangkap perajin batu bata untuk bisa memproduksi genteng.

Sebab, saat ini kebutuhan genteng untuk program Gentengisasi harus dipenuhi dengan suplai dari daerah lain seperti Purwakarta dan Majalengka.

Baca juga: Menkeu: Anggaran Program Gentengisasi Prabowo Tak Sampai Rp 1 Triliun, Ambil dari Pos MBG

“Ini sebetulnya menjadi peluang bagi kita. Makanya kita mendorong UMKM batu bata lokal yang ada di Kabupaten Bekasi untuk mulai beralih atau juga ikut memproduksi genteng. Permintaan genteng saat ini sangat tinggi, terutama untuk mendukung program Gentengisasi,” tambahnya.

Selain itu Nur Chaidir meyakini bahwa program ini tidak hanya akan terbatas pada rumah subsidi dan perbaikan RTLH.

Ke depannya, penggunaan genteng tanah liat juga berpotensi diterapkan pada bangunan lain seperti sekolah, kantor pemerintahan, dan fasilitas umum. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mengurangi penggunaan material asbes demi alasan kesehatan dan keselamatan.

“Saat ini kami fokus pada penerima manfaat Rutilahu (RTLH), itu kami pakai genteng. Sedangkan untuk sektor lain seperti sekolah atau fasilitas umum, itu akan menjadi tanggung jawab dinas terkait,” jelas Nur Chaidir.

Program Gentengisasi sendiri merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan tidak hanya membangun perumahan rakyat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat dan pelaku UMKM. Program ini telah dimulai dengan pembelian genteng dari sentra UMKM Genteng Jatiwangi di Kabupaten Majalengka. (MAZ)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved