Wabah DBD
Waspada Wabah DBD, Dinkes DKI Konfirmasi Enam Warga Jakarta Meninggal Dunia
Buat warga Jakarta, waspada saat ini wabah DBD sedang merebak. Korban jiwa pun terus bertambah.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
“Kasus penularannya sedang tinggi dan banyak di masyarakat, mungkin lebih banyak yang tidak terdeteksi karena tidak bergejala,” tuturnya.
Ngabila mengatakan, kemungkinan lain adanya varian baru dari DBD yang belum dapat disingkirkan.
Dia menyarankan agar masyarakat untuk hindari gigitan nyamuk DBD dengan memakai lotion anti nyamuk beraroma sereh pukul 08.00-10.00 WIB dan 15.00-17.00 WIB.
“Semprot (obat) anti nyamuk di rumah saat jam di atas, memakai baju dan celana panjang, jika memungkinkan tidur dengan kelambu, hindari obat nyamuk bakar atau elektrik karena bisa terjadi korslet kebakaran dan bau yang cukup menyengat menganggu pernafasan,” pungkasnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
Wabah DBD Melanda Kota Bekasi, Politisi PKB Ingatkan Pemkot Langkah Antisipasi |
![]() |
---|
Waspada Nyamuk Aedes Aegypti Sasar Anak-anak, Puncak Kasus DBD Terjadi Akhir April |
![]() |
---|
Waspada Warga Jakarta, di Rumah Ada Jentik Nyamuk DBD Kena Denda Rp 50 Juta |
![]() |
---|
Wabah DBD Mencekam, Pasien di RSUD Ciracas Meningkat Hingga 50 Persen |
![]() |
---|
Wabah DBD di Karawang Makin Mengkhawatirkan, 748 Warga Terjangkit dan Enam Meninggal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.