Berita Nasional

Jimly Minta Warga Manfaatkan Idulfitri untuk Rekonsiliasi: Stop Narasi Kebencian, Permusuhan

Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie menyebut Idulfitri mestinya dijadikan momentum untuk melakukan rekonsiliasi nasional usai Pemilu

Penulis: Nurmahadi | Editor: Rusna Djanur Buana
Wartakotalive.com/nurmahadi
Mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie meminta masyarakat Indonesia, untuk memanfaatkan lebaran Idulfirti sebagai momentum rekonsiliasi, di tengah gejolak tahun politik. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU-- Mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie meminta masyarakat Indonesia, untuk memanfaatkan lebaran Idulfirti sebagai momentum rekonsiliasi, di tengah gejolak tahun politik.

Jimly berharap, masyarakat bisa menyelesaikan perbedaan, dengan tidak menyebarkan narasi kebencian dan permusuhan, di media sosial.

"Saya mengajak semua para pihak untuk memanfaatkan momentum Idul Fitri hari ini, momentum untuk rekonsiliasi. Stop narasi kebencian permusuhan di dalam komunikasi kita di ruang publik," ujar dia usai menunaikan ibadah salat Idulfirti, di Masjid Agung Al-Azhar, Rabu (10/4/2024).

Jimly mengaku, ajakan rekonsiliasi merupakan suatu hal yang tidak mudah.

Beberapa netizen ujar dia, masih merasa marah ketika dirinya menyampaikan ajakan rekonsiliasi melalui media sosial Twitter (X), pribadinya.

Baca juga: Anies Baswedan dan Keluarga Salat Id di Masjid Babul Khoirot Lebak Bulus, Open House Sore ini

"Saya nge-tweet di Twitter, mengajak untuk rekonsiliasi, masih banyak yang marah. Coba bayangkan bulan Ramadhan, Idulfitri, tetap saja," kata dia.

"Jadi, netizen kita ini tetap aja emosional. Gitu lho. Seolah-olah latihan batin kita selama Ramadhan itu kayak enggak ada gunanya," tambahnya.

Meski begitu ujar Jimly, ajakan rekonsiliasi ini, bukan berarti untuk membenarkan yang salah.

Begitu pula, terkait dengan perselisihan hasil Pemilu Pilpres 2024, yang harus segera diselesaikan.

"Yang salah tetap diproses, begitu juga perselisihan tentang hasil Pemilu Pilpres diselesaikan. Salurannya kan sudah dimanfaatkan di MK.

Baca juga: Jimly Asshiddiqie: Ketimbang Pendukung Bakar Ban di Jalan, Lebih Hak Angket Dibiarkan Saja

kita tunggu saja nanti kita kepercayakan semua pihak, sudah memperdengarkan argumen pro dan kontranya masing-masing," papar dia.

Jimly juga meminta masyarakat agar tetap menghormati apapun putusan Mahkamah Konstitusi.

"Jadi kita tunggu saja putusannya nanti kita hormati apa yang diputuskan oleh MK pada waktunya," ujar dia. 

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved