Lebaran 2024

Menampung 15 Ribu Orang, Masjid Agung Al-Azhar Mulai Lakukan Persiapan untuk Salat Idulfitri 1445 H

Pengurus Takmir Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara mengatakan, persiapan salat Idulfitri sudah mulai dilakukan,

Penulis: Nurmahadi | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Nurmahadi
Jelang perayaan Idulfitri 1445 Hijriah, Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mulai melakukan berbagai persiapan. 

Artinya, “Dan sempurnakanlah bilangan   , dan bertakbirlah kalian kepada Allah”. (QS. Al-Baqarah: 185).

Diketahui, ada dua jenis takbir Idul Fitri, yaitu muqayyad (dibatasi) dan mursal (dibebaskan).

Takbir muqayyad dilakukan setelah salat, baik fardu ataupun sunah.

Sementara, takbir mursal bisa dilakukan di setiap kondisi.

Takbir Idul Fitri dimulai sejak tenggelamnya matahari pada malam 1 Syawal sampai takbiratul ihram Imam salat Id bagi yang berjamaah atau takbiratul iham mushalli sendiri, bagi yang salat sendirian.

2. Berhias dan memakai pakaian terbaik
Kesunahan mengenakan pakaian terbaik dan berhias saat Idul Fitri berlaku bagi siapapun.

Meski demikian, bagi perempuan ajuran berhias harus tetap memperhatikan batas-batas syariat.

3. Makan sebelum salat Idul Fitri
Sebelum shalat Idul Fitri, Rasulullah SAW biasa memakan kurma dengan jumlah yang ganjil; tiga, lima, atau tujuh.

Dalam sebuah hadis disebutkan, "Pada waktu Idul Fitri Rasulullah SAW tidak berangkat ke tempat salat sebelum memakan beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil." (HR Ahmad dan Bukhari)

4. Salat Idul Fitri
Rasulullah SAW menunaikan salat Idul Fitri bersama dengan keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Saat berangkat dan pulang salat Idul Fitri, Rasulullah SAW memilih rute jalan yang berbeda.

5. Mendatangi tempat keramaian
Suatu ketika saat hari raya Idul Fitri, Rasulullah SAW menemani Aisyah mendatangi sebuah pertunjukan atraksi tombak dan tameng.

Bahkan saking asyiknya, sebagaimana hadis riwayat Ahmad, Bukhari, dan Muslim, Aisyah sampai menjengukkan (memunculkan) kepala di atas bahu Rasulullah SAW sehingga dia bisa menyaksikan permainan itu dari atas bahu Rasulullah SAW dengan puas.

6. Mengunjungi rumah sahabat
Tradisi silaturahmi sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW.

Saat Idul Fitri tiba, Rasulullah SAW mengunjungi rumah para sahabatnya, begitu juga sebaliknya.

7. Tahniah (memberi ucapan selamat)
Mengucapkan selamat Idul Fitri menjadi salah satu sunah dan amalan saat Lebaran. (*)

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved