Pemilu 2024
Partai Golkar Tembus Lima Besar, Basri Baco Diprediksi Bakal Isi Pimpinan DPRD DKI Periode 2024-2029
Partai Golkar juga berada di urutan kelima terbesar dengan perolehan 517.819 suara sehingga berhak mendapat jatah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta Basri Baco diprediksi bakal menjadi pimpinan DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029.
Selain terpilih kembali menjadi anggota dewan, Partai Golkar juga berada di urutan kelima terbesar dengan perolehan 517.819 suara sehingga berhak mendapat jatah Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Ditemui di DPD Golkar DKI Jakarta, Baco bersyukur perolehan kursi Golkar bertambah dalam Pemilu 2024.
Dari yang awalnya hanya enam kursi, kini menjadi 10 kursi di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
“Alhamdulillah target Golkar DKI tercapai, yaitu suaranya naik dan kursinya naik. Target Golkar Jakarta Pusat juga tercapai, suaranya dan caleg nya bertahan, yang belum tercapai adalah dua kursinya,” kata Baco pada Sabtu (30/3/2024).
Baco menerangkan bahwa dengan 10 kursi itu, Golkar berhak mendapatkan kursi pimpinan dewan.
Dari yang semula berada di urutan kedelapan, Golkar kini berada di urutan kelima di Pileg 2024.
Baca juga: Politisi Golkar Punya Ide Brilian, Basri Baco: Terapkan Sekolah Gratis di Jakarta, Negeri dan Swasta
Baca juga: Basri Baco Nilai KJP Banyak Masalah, Dorong Pemerintah DKI Gratiskan Seluruh Sekolah
Baca juga: Golkar DKI Setuju Pilkada Jakarta Satu Putaran, Basri Baco: Bisa Menekan Politik Uang
“Jadi, itu (calon pimpinan dewan) adalah harapan dan mohon doa semua kader, semoga saja Basri Baco bisa dipilih oleh pimpinan DPP sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Golkar,” terang pria yang masih menjadi Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta itu.
Baco optimistis bisa dipilih sebagai pimpinan dewan karena dia memenuhi berbagai persyaratan.
Di DPD Golkar, Baco mengemban amanah sebagai pengurus partai, sementara Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar bertarung di DPR RI.
“Secara kepartaian berarti Sekretaris, tapi kalau Sekretaris dan Bendahara juga nggak ada, dan yang ada Wakil Ketua DPD, lalu ternyata ada tiga orang yang lolos (terpilih) maka akan dilihat siapa yang paling senior,” jelas Baco.
Saat penjaringan itu, kata dia, rupanya ada dua Wakil Ketua DPD yang senior karena mengemban amanah sebagai anggota dewan tiga periode.
BERITA VIDEO: Poses Pemadaman Gudang Peluru Ditunda Hingga Kondusif Akibat Banyak Ledakan
Dari situ partai akan kembali menjaring berdasarkan jumlah perolehan suara dalam ajang Pileg 2024.
“Jadi yang terakhir akan dilihat siapa suara terbanyak karena nggak mungkin sama lagi. Karena itu, yang pertama adalah dilihat dari jabatan di partai, kalau itu ada contoh di partai sebagai Sekretaris dua periode, saat ini Ketua Fraksi juga maka idealnya tempat itu diisi oleh Sekretaris,” tutur Baco.
| DKPP Jatuhkan Sanksi Ketua dan 4 Anggota KPU karena Sewa Jet Pribadi di Pemilu 2024 |
|
|---|
| Sekretaris KPU Jakarta Dirja Abdul Kadir Ungkap Pekerjaan KPUD Jakarta Belum Selesai |
|
|---|
| Sempat Khawatir pada Kerawanan, KPU Jakarta Apresiasi Kinerja Polri Amankan Pelaksanaan Pilkada 2024 |
|
|---|
| DKPP Prihatin Masih Banyak Penyelenggara Pemilu Tidak Netral di Pemilu 2024 |
|
|---|
| Bawaslu Kabupaten Bekasi Rilis Laporan Akhir Pengawasan Pemilu 2024, Ini Hasilnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Sekretaris-DPD-Golkar-DKI-Jakarta-Basri-Baco-saat-kegiatan-santunan-yatim-piatu.jpg)