Kesehatan
Senyawa Alami Brokoli Ternyata Bisa Membantu Mencegah dan Mengobati Stroke
Para ilmuwan memperkirakan hanya sekitar 10 persen penderita stroke yang sembuh total, sementara orang lain hidup dengan gangguan atau disabilitas.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setiap tahun, sekitar 15 juta orang di seluruh dunia mengalami stroke, sebuah kondisi kardiovaskular yang terjadi ketika darah dan oksigen tidak dapat mencapai otak.
Meski tergantung pada jenis stroke, pengobatan utama adalah menggunakan obat-obatan untuk memecah gumpalan darah beku atau plak yang menyumbat aliran darah ke otak, atau menghentikan kebocoran darah ke otak.
Seberapa cepat terapi diberikan dan efektivitasnya berpengaruh besar terhadap kesembuhan seseorang yang terserang stroke.
Baca juga: 8 Makanan yang Bantu Pemulihan Lebih Cepat Setelah Terserang Demam Berdarah, Salah Satunya Brokoli
Para ilmuwan memperkirakan bahwa hanya sekitar 10 persen penderita stroke yang sembuh total, sementara orang lain yang hidup dengan gangguan atau disabilitas.
Teranyar, para peneliti dari Heart Research Institute di New South Wales, Australia, telah menemukan bahwa bahan kimia alami yang ditemukan dalam brokoli dapat membantu mencegah dan mengobati stroke.
Studi ini baru-baru ini dipublikasikan di jurnal ACS Central Science milik American Chemical Society.
Baca juga: 5 Buah dan Sayuran yang Tidak Boleh Disimpan Bersama, Penting untuk Menyimpannya dengan Cara Benar
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa stroke saat ini menjadi penyebab kematian nomor dua secara global dan penyebab utama kecacatan di seluruh dunia.
"Stroke memberikan beban ekonomi yang signifikan pada sistem kesehatan dan menghabiskan biaya sekitar 34 miliar dolar per tahun di Amerika Serikat," kata Dr Xuyu Johnny Liu, peneliti dan pemimpin Unit Pensinyalan Perlindungan Kardiovaskular dan Penemuan Obat di Institut Penelitian Jantung di New South Wales, Australia.
Penulis di Medical News Today ini menambahkan, "Sekitar 85 persen dari kasus ini disebabkan oleh bekuan darah yang menyumbat arteri menuju otak, sehingga mengurangi nutrisi penting bagi otak."
Baca juga: 6 Sayuran Terbaik untuk Atasi Sindrom Metabolik, Direkomendasikan oleh Ahli Diet
Meskipun penting, hanya ada satu agen terapeutik, yang disebut aktivator plasminogen jaringan (tPA), yang telah disetujui untuk melarutkan gumpalan ini, namun kemanjurannya kurang optimal, dengan tingkat keberhasilan di bawah 20 persen.
"Oleh karena itu, terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi di bidang ini untuk meningkatkan kemanjuran tPA dan mengidentifikasi lebih banyak pilihan pengobatan untuk pasien stroke," katanya.
Kecambah brokoli untuk membantu mengobati stroke
Untuk penelitian ini, Dr Liu dan timnya beralih ke sayuran umum yaitu brokoli.
"Brokoli dan sayuran silangan lainnya telah berevolusi untuk menghasilkan produk alami kelas unik yang dikenal sebagai isothiocyanates, yang terkenal karena sifat kemopreventif dan neuroprotektifnya," jelas Dr Liu.
Hal ini memicu rasa ingin tahu kami tentang apakah pemberian alami ini dapat mengatasi masalah mendesak dalam pengobatan stroke, dan menemukan pengencer darah yang lebih aman dan efektif untuk disinergikan dengan tPA.
| DKI Jakarta Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu, Warga Diminta Tetap Waspada |
|
|---|
| Klinik Utama Sentra Maritim Medika Gunung Sahari Raih Akreditasi Paripurna Kemenkes |
|
|---|
| Lensa Canggih untuk Mengendalikan Miopia pada Anak |
|
|---|
| Daewoong Pharmaceutical Memperoleh Izin Edar untuk Obat Diabetes Baru ‘Enavogliflozin’ di Indonesia |
|
|---|
| Gigi Goyang pada Orang Dewasa Tak Boleh Diabaikan, Ini Penyebab dan Cara Menanganinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/brokoli_20180928_081641.jpg)