Rabu, 13 Mei 2026

Pemilu 2024

Gus Miftah Sebut Program Makan Siang Prabowo Serupa dengan Ajaran Nabi Ibrahim

Gus Miftah menyebut bahwa program makan siang gratis Prabowo-Gibran serupa dengan amalan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS dalam agama Islam.

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Dian Anditya Mutiara
Dok. Kompas TV
Ini Kata Gus Miftah soal program makan siang gratis 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mubalig dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Gus Miftah menyebut bahwa program makan siang gratis untuk siswa di sekolah dari paslon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, serupa dengan amalan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS dalam agama Islam.

Hal ini ia ungkapan saat acara Silaturahmi Kebangsaan Bersama Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. 

"Kita diingatkan kemudian dengan suatu peristiwa ketika Nabi Ibrahim AS membangun Ka'bah atau merenovasi Ka'bah bersama putranya Ismail.

Begitu Kabah jadi, Allah sampaikan kepada Ibrahim, satu suap nasi di perutnya orang lapar atau miskin itu lebih baik bagi Allah daripada membangun Kabah," kata Gus Miftah dikutip Minggu (3/2/2024).

"Maka kemudian hari ini kita menyakini, Kok bisa-bisanya Pak Prabowo punya program makan gratis, mungkin terinspirasi dari Nabi Ibrahim AS," tambah Gus Miftah. 

Baca juga: Makan Siang Gratis Pakai Dana BOS, Timnas AMIN: Guru Honorer Siap-siap Tidak Terima Gaji

Menyambung cerita Gus Miftah, Prabowo mengatakan program makan siang gratis ini lantaran melihat hampir 25 persen anak-anak di Indonesia tidak makan pagi. 

"Memang benar program saya adalah makan siang untuk anak-anak Indonesia. Kenapa, hampir 25 persen tidak makan pagi tiap hari. Kita sudah mulai program uji coba makan siang gratis di daerah Sukabumi tepatnya di Kampung Cikembang, dua jam dari Ibu Kota," kata Prabowo. 

Dalam uji coba tersebut kata dia, 3.000 siswa diberi makan siang setiap hari.

"Dan kenyataan, bahwa anak-anak itu makan tapi lauknya kadang dibungkus dibawa ke rumah untuk keluarganya. Ini dua jam dari Ibu Kota, saya tidak rela negara saya begini,"kata Prabowo. 

"Bagaimana saudara-saudara kalau pemimpin elite Indonesia masih cekcok di antara kita hanya rebutan kursi, padahal faktanya kondisi anak-anak kita seperti ini," imbuhnya. (m32)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved