Selasa, 5 Mei 2026

Pemilu 2024

RSUD Cibinong Belum Terima Pasien Caleg Stres, Wadir Administrasi Enday: Mudah-mudahan Tidak Ada

Wadir Administrasi RSUD Cibinong Enday Jarkasyi sebuat pasien gangguan jiwa biasanya dirujuk dari fasilitas tingkat pertama.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Sigit Nugroho
TribunnewsDepok/Hironimus Rama
Wakil Direktur (Wadir) Administrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Enday Jarkasyi (kanan) saat beri keterangan pers, Jumat (1/3/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, belum menerima perawatan pasien calon anggota legislatif (caleg) yang stres karena gagal terpilih dalam Pemilu 2024.

Demikian dikatakan Wakil Direktur (Wadir) Administrasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Enday Jarkasyi.

"Sejauh ini belum ada laporan perawatan pasien caleg stres di RSUD Cibinong. Mudah-mudahan tidak ada," kata Enday kepada wartawan, Jumat (1/3/2024).

Enday menjelaskan bahwa pasien gangguan jiwa di Kabupaten Bogor biasanya dirujuk dari fasilitas tingkat pertama.

"Biasanya, penanganan pasien stres dimulai dari bawah yaitu Puskesmas. Lalu, dilakukan rujukan berjenjang. Tetapi sejauh ini belum ada laporan," ujar Enday.

Baca juga: Empat Timses Caleg Gagal Dirujuk ke Psikiater RSUD Tamansari, Stres hingga Sulit Tidur

Berikut Ini Rumah Sakit yang Siap Melayani Caleg Stres

Para caleg memang berharap bisa jadi anggota dewan pada Pemilu 2024.

Mereka tak ada yang siap untuk gagal, karena itu bakal ada banyak yang stres setelah pesta demokrasi ini usai.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Karena mereka berpotensi mengakhiri hidup secara ekstrem.

Erickson Siahaan, dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater) mengatakan, ada faktor yang membuat caleg rentan terkena gangguan mental.

Kata Erickson, faktor pertama gangguan mental ini karena sudah mengeluarkan dana yang banyak saat menjadi caleg.

Baca juga: Olla Ramlan Hampir Ambruk Saat Ikut Kampanye Akbar, Diduga Stres hingga Pengaruh Obat yang Salah

"Rentan terkena gangguan mental yang dialami caleg itu bisa karena beberapa faktor. Pertama karena sumber stres sudah mengeluarkan dana dalam jumlah banyak," ucapnya, Minggu (11/2/2024).

Faktor tersebut sangat kuat karena uang yang sudah dikeluarkan belum tentu mudah didapatkan kembali.

"Belum tentu bisa kembali dalam waktu cepat," ujarnya.

Erickson menambahkan jika faktor kedua adalah memiliki ekspektasi tinggi untuk menang pemilihan legislatif.

Sumber: Tribun depok
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved