Pelecehan Seksual
Staf Universitas Pancasila Korban Terduga Pelecehan Rektor Dipindah Tugas, ini Alasannya
Karyawan bernama RZ yang diduga sudah dilecehkan Rektor Universitas Pancasila, Edi Toet Hendratno dpindahkan ke sekolah pasca sarjana
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Karyawan bernama RZ yang diduga sudah dilecehkan Rektor Universitas Pancasila, Edi Toet Hendratno dpindahkan ke sekolah pasca sarjana
Pemindahan itu kata pihak Universitas Pancasila bukan karena kasus pelecehan seksual.
Plt Rektor Universitas Pancasila, Sri Widyastuti, mengatakan mutasi jabatan itu dilakukan karena terkait akreditasi sekolah pasca sarjana.
"Jadi kebetulan akreditasi yang kami proses di sekolah pasca sarjana itu akan mendapatkan kunjungan besok tanggal 6, prosesnya sudah setahun lalu. Jadi kami membutuhkan tenaga untuk mempersiapkan akreditasi tersebut," kata Sri di Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024).
Sri menyebut pasca sarjana Universitas Pancasila kekurangan pegawai.
Baca juga: Update Demo Mahasiswa Universitas Pancasila, Jalan Lenteng Agung Dibuka, Lalu Lintas Kembali Normal
Di sisi lain, korban disebut bersedia membantu.
"Kebetulan kami bidang 1 ya akademik, ‘tolong dong ada yang bisa bantu’. Nah kebetulan ada dua yang bisa bantu. Kami posisikan dalam hal ini adalah untuk mempersiapkan akreditasi. Itu sebetulnya prosesnya awalnya. Ya kekurangan pegawai di sekolah pasca sarjana sebetulnya seperti itu," ujar dia.
"Sesuai dengan porsi kami di bidang akademik untuk kebutuhan akreditasi, ya kami berikan tenaga kerja," tambahnya.
Sekretaris Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP) Yoga Satrio mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan Edie dan memintanya kooperatif mengikuti proses penyelidikan.
"Pak Rektor beberapa waktu lalu sudah ketemu dengan yayasan. Yayasan minta Pak Rektor kooperatif, ikuti proses di kepolisian," kata Yogi.
Yogi menuturkan, pihak Universitas mendukung langkah-langkah penyelidikan yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya.
Baca juga: Rektor Terjerat Kasus Pencabulan, Mahasiswa Universitas Pancasila Geram, Tutup Jalan Lenteng Agung
"Jadi yayasan mendukung proses kepolisian. Ini proses penyelidikan seperti saya katakan tadi masih ada proses berikutnya penyidikan, jadi ikuti saja prosesnya," ujar dia.
Ia juga memastikan Universitas Pancasila tidak akan melakukan intervensi dalam kasus dugaan pelecehan seksual ini.
"Jadi kita jamin proses itu tetap berlangsung tanpa ada intervensi dari pihak manapun juga. Kita percaya polisi itu profesional, tapi juga harus menggunakan asas praduga tak bersalah. Kan ini baru dugaan, belum tentu benar," ucap Yoga.
Nantinya, sambung Yoga, pihak kampus bakal membantu polisi dalam upaya penyelidikan jika dibutuhkan termasuk memberikan rekaman CCTV.
Universitas Pancasila Sebut Tetap Menjamin Hak Terduga Korban Pelecehan Seksual
| Suami Geram, Begini Kronologi Petugas Kebersihan Kampus Ubhara Jaya Bekasi Nyaris Dirudapaksa Sopir |
|
|---|
| Bareskrim Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Dugaan Pelecehan Santri! |
|
|---|
| Pendakwah Inisial SAM Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Santri, Begini Modusnya |
|
|---|
| UI Bekukan Status Akademik 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Verbal |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Libatkan 16 Mahasiswa Fakultas Hukum, Begini Penjelasan UI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pelecehan-rektor-Universitas-Pancasila34.jpg)