Rabu, 15 April 2026

Harga Beras

Kepala Bapanas Jamin Stok Beras hingga Ramadan Cukup, Konsumsi Naik hingga 30 Persen

Kepala Bapanas tegaskan stok beras yang tersedia di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur aman, bahkan hingga bulan Ramadan 2024.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Rendy Rutama Putra
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi tegaskan stok beras yang tersedia di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur aman, bahkan hingga bulan Ramadan 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi tegaskan stok beras yang tersedia di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur aman, bahkan hingga bulan Ramadan 2024.

Walaupun diperkirakan jumlah konsumsi beras saat bulan Ramadan akan meningkat sekira 20 - 30 persen.

Arief menyampaikan hal itu usai melakukan pengecekan kondisi di lokasi bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Mentro Jaya, dan Bulog, pada Rabu (28/2/2024).

"Kami cek sendiri bahwa kondisi stok beras ya itu aman. Jadi kalau hari ini ada berita stok beras itu kurang, kita mau sampaikan sekali lagi stok beras cukup," kata Arief, Rabu (28/2/2024).

Arief menjelaskan faktor stok beras dipastikan aman karena diperkirakan pada Maret 2024 mendatang akan bertambah hingga 3,5 juta ton.

Baca juga: Tom Lembong Sebut Melonjaknya Harga Beras Disebabkan Kebijakan Bansos Besar-besaran

Penambahan itu berasal dari hasil panen raya di sejumlah daerah, dan itu akan dimulai berlangsung minggu ini.

"Bulan Maret ini Insya Allah panennya akan 3,5 juta ton ya itu prediksi KSA dari teman teman BPS. Kemudian minggu-minggu ini panen lokal sudah dimulai," pungkasnya.

Demi mencapai harapan, pihak satgas pun terus memonitor tempat penggilingan beras, gudang-gudang penyimpanan, toko retail modern, hingga pasar tradisional. 

Diharap upaya itu dapat mengantisipasi terkait hambatan, bahkan mampu mengetahui kondisi di lapangan. 

Kenaikan Harga Beras Diprediksi Berlangsung Hingga Maret Imbas Belum Panen Raya

Kenaikan harga beras yang terjadi sejak akhir tahun 2023 diprediksi akan terus berlangsung hingga berakhirnya bulan Maret 2024. 

Kepala Koperasi Pasar Induk Cipinang, Zulkifli Rasyid mengatakan hal itu dikarenakan produksi beras lokal belum memasuki musim panen raya.

Faktor kondisi cuaca yang tidak pasti dinilainya mengakibatkan musim panen saat ini menjadi tidak jelas. 

"Kalau sudah terjadi panen raya, dapat dipastikan harga beras turun. Tapi kalau setidaknya terjadi gagal panen, kami belum tahu seperti apa ke depannya," kata Zulkifli, Jumat (23/2/2024).

Kini Zulkifli menuturkan tingginya harga beras dapat masih berlangsung hingga pertengahan atau akhir Maret 2024.

Baca juga: Gara-gara Bansos Jelang Hari Pencoblosan, Pedagang Beras Mengeluh-Akui Kehilangan Omset Dagangan

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved