Rabu, 13 Mei 2026

Pilpres 2024

Pengamat Intelijen: Jika Menang, Prabowo Hanya Dua Tahun Memerintah, dan Diganti Gibran

Pengamat intelijen Connie Rahakundini mengungkap skenario penggulingan Prabowo jika menang Pilpres dan digantikan Gibran.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rusna Djanur Buana
Kompas.com
Pengamat militer dan Intelijen Connie Rahakundini ungkap rencana penggulingan Prabowo jika terpilih menjadi Presiden 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA—Pengamat militer dan intelijen Connie Rahakundini Bakrie mengungkap skenario penggulingan Prabowo Subianto jika memenangi Pilpres dan terpilih menjadi presiden.

Prabowo hanya akan diberi kesempatan dua tahun menjadi presiden dan selanjutnya akan digantikan oleh Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut diungkapkan oleh Connie dalam sebuah acara bincang-bincang dan kini telah beredar luas melalui berbagai macam platform media sosial.

Dalam video tersebut Connie mengungkapkan potensi pengkhianatan Presiden Jokowi terhadap Prabowo Subianto agar memuluskan Gibran Rakabuming Raka menjadi presiden.

"Saya bilang apa dulu, saya mau tanya emang Pak Prabowo ini bakal jadi presiden berapa lama? Ini menyampaikan Pak Rosan loh, duta besar kita, mantan, di Amerika.

'Jadi rencananya dua tahun. Tiga tahun berikutnya diikuti oleh Gibran'," tutur Connie dalam video tersebut seperti dilansir Tribunnews.

Mirip pengkhianatan pada Megawati

Connie kemudian bercerita dia diminta  Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Rosan Roeslani untuk mendukung pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Sri Sultan HB X Membenarkan Telah Diminta Presiden Jokowi Pertemukan dengan Megawati

Saat itu Rosan menyebut jika kubu nomor urut 2 menang, Ketua Umum Gerindra itu hanya diberi kesempatan untuk menjabat selama dua tahun.

Connie pun memprediksi bahwa nasib Prabowo akan mirip dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang telah lebih dulu dikhianati Jokowi.

"Kalau dia bisa mengkhianati Ibu Megawati Soekarnoputri dengan segala perjuangan yang menjadikan dia Gubernur DKI dan Presiden 2 periode, apa bedanya dia bisa bunuh Pak Prabowo di tengah jalan," tuturnya.

Roslan membantah

Menanggapi hal tersebut, Rosan Roeslani  mengaku sangat terkejut dengan pernyatan dari Connie.

Rosan mengatakan, Connie itu adalah sosok akademisi yang intelektual, namun malah menyebarkan berita-berita bohong.

"Biar semuanya pada jelas. Bahwa saya tidak pernah mengenal ibu Connie sebelumnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved