Berita Jakarta
Ini Makna Simbol Jempol yang Diapit Jari Telunjuk dan Tengah di Moncong Meriam Si Jagur
Sempat heboh karena dianggap tak senonoh, Meriam Si jagur di kawasan Museum Sejarah Jakarta dibuat dari lelehan meriam-meriam kecil
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Dian Anditya Mutiara
"Tapi karena meriam ini merupakan alat atau senjata yang digunakan untuk mengamankan dari serangan musuh, itu diterapkan jadi untuk nasib baik atau keberuntungan. Jadi artinya dari versi pembuatnya seperti itu," kata Esti saat dihubungi.
Akan tetapi, di beberapa negara pemaknaan soal Mano In Fica itu berbeda-beda.
Jika Portugis memaknainya sebagai simbol keberuntungan, maka Belanda memaknainya sebagai simbol kesuburan dan seksualitas.
"Kalau makna di meriam ini kalau memang buat orang Portugis, maknanya versi orang Portugis bagi simbol untuk menolak jahat," pungkas dia.
Untuk informasi, Meriam Si Jagur terletak di kawasan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat.
Objek sejarah itu memiliki panjang 3,58 meter, diameter 28 centimeter, dan berat 3,5 ton.
Meriam itu memiliki ukiran pada bagian moncongnya yang berkelopak tiga.
Sementara di unjung moncong tersebut, ada sebuah tangan yang keluar dan menampilkan simbol jari jempol yang diapit oleh jari tengah dan telunjuk.
Di pergelangan tangannya, terdapat sebuah gelang bak tasbih yang melingkar simetris.
Objek meriam itu juga nampak sakral lantaran ditempatkan di sebuah tempat khusus yang dipagari oleh pagar besi dan diberikan berbagai macam tanaman hijau.
Di depannya, terdapat sebuah pelat besi yang memberikan penjelasan terkait objek Meriam Si Jagur itu.
"Meriam Si Jagur awalnya dibuat oleh N.T Boccaro di Malaka untuk memperkuat benteng Portugis di Malaka. Pada tahun 1641, meriam ini jatuh ke tangan VOC, dibawa ke Batavia sebagai alat pertahanan kota," tulis keterangan dalam pelat besi tersebut.
"Di atas meriam ini terdapat tulisan 'Ex Me Ipsa Renata Sum' (aku diciptakan dari diriku sendiri)," lanjut tulisan tersebut. (m40)
Kericuhan Pecah di Putaran Gatot Soebroto, Massa Lemparkan Api — Polisi Balas Gas Air Mata |
![]() |
---|
Ada Jakarta Music Expo 2024 Selama Dua Hari di Jiexpo Kemayoran Jakpus |
![]() |
---|
Tak Hanya ITCS Berbasis AI, Pemprov DKI Harus Benahi Penyempitan Jalan dan Transum |
![]() |
---|
Kanwil Kemenkum DK Jakarta Gelar Rapat Pleno Harmonisasi Ranperda dan Rapergub |
![]() |
---|
Datangi Bareskrim Polri, Ridwan Kamil Jalani Pemeriksaan Tambahan setelah Hasil Tes DNA Diumumkan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.