Kamis, 30 April 2026

Bencana

7 Rumah di Semanan Jakbar Ambruk, Dihantam Curah Hujan Tinggi dan Angin Kencang

Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang di wilayah DKI Jakarta membuat 7 rumah warga di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, ambruk.

Tayang:
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Budi Sam Law Malau
Wartakotalive.com/ Nuri Yatul Hikmah
7 rumah warga di Semanan Jakbar ambruk dihantam angin kencang dan curah hujan tinggi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang di wilayah DKI Jakarta membuat 7 rumah warga di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, ambruk.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ambruknya 7 rumah warga tersebut dilapokan terjadi pada Minggu (28/1/2024) dini hari, hingga Selasa (30/1/2024) pagi.

Kapusdatin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan bahwa mulanya hanya lima rumah yang ambruk pada Minggu lalu.

Dua hari kemudian, dua rumah lainnya menyusul ambruk.

Menurut Yohan, penyebab ambruknya ketujuh rumah itu lantaran curah hujan dan angin kencang. 

Selain itu, rata-rata struktur rumah tersebut dalam kondisi yang mudah lapuk.

Baca juga: Gempa Sukabumi Pagi Ini Membuat 1 Rumah Ambruk, Untung Penghuninya Selamat

Apalagi, hujan dan angin tersebut terjadi hampir sepanjang hari pada saat kejadian.

"Konstruksi bangunan sudah lapuk dan hujan disertai angin," ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/1/2024).

Kendati begitu, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian rumah roboh tersebut.  

Baca juga: Gempa Sukabumi Pagi Ini Membuat 1 Rumah Ambruk, Untung Penghuninya Selamat

Terkini, Yohan mendata total ada delapan keluarga dengan 27 jiwa yang terdampak.

Lima keluarga dan 20 jiwa pada kejadian pertama.

Sementara di kejadian kedua, total ada tiga keluarga dan tujuh jiwa.

Baca juga: Penilaian Warganet Debat Cawapres, Cak Imin Ambruk, Gibran dan Mahfud MD Bersaing, Ini Kata Pengamat

Saat ini, Yohan memastikan bahwa pihaknya sudah berada di lokasi dan melakukan penanganan terhadap warga terdampak. 

"Sedang ditangani oleh 1 Unit TRC BPBD, 1 Unit Sudinsos, 1 Unit Satpol PP, 1 Unit PPSU, Personil Kelurahan," tegasnya.

Adapun akibat kejadian ini, warga mengalami kerugian hingga mencapai Rp 180 juta. (m40)

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google NEWS

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved