Berita Nasional
Raker Perdana, BTNI Genjot Kebhinnekaan dari Jalur Tionghoa
Bhinneka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI) menggelar rapat kerja pertama. BTNI akan menggenjot kebhinekaan dari jalur Tionghoa.
Penulis: Sigit Setionoo | Editor: Rusna Djanur Buana
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Setelah mendeklarasikan diri pada tahun 2023, Bhinneka Tionghoa Nasionalis Indonesia menggelar rapat kerja (raker) pertama.
Ketua Umum BTNI Vincent Jaya Saputra menargetkan BTNI bisa berlari kencang setelah raker.
Bhinneka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI) dideklarasikan pada 17 Agustus 2023, dimotori oleh aktivis Eros Djarot yang sekaligus menjadi ketua dewan pembina BTNI.
BTNI dipimpin oleh tokoh muda Tionghoa, Vincent Jaya Saputra yang menjadi Ketua Umum BTNI periode 2023 – 2028. Vincent dikenal sebagai pengusaha yang aktif dalam dialog lintas agama dan perdamaian.
Sejak remaja, ia aktif mendampingi sang ayah ketika merintis kerja sama bidang pendidikan dengan almarhum Nurcholish Madjid.
Vincent juga menjadi penggerak untuk menghidupkan kembali Forum BTNI bermarkas di Gedung Gerakan Bhinneka Nasionalis (GBN) Jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Baca juga: Eros Djarot: Kalau PDIP Mau Menang Pilpres, Duet Ganjar-Mahfud MD Harus Diusung
Di tempat ini pula, BTNI dideklarasikan tahun 2023. Pada Sabtu, 20 Januari 2024, BTNI menggelar raker pertama.
"Kita mengadakan raker pertama untuk konsolidasi organisasi.
Kami mendorong penguatan tiga program utama tahun 2024," kata Vincent sebelum raker.
Pengusaha muda kelahiran Surabaya ini menjelaskan bahwa embrio pembentukan BTNI muncul pada Maret 2023.
Kala itu sejumlah pengusaha Tionghoa mendatangi Eros Djarot yang memimpin Gerakan Bhinneka Nasionalis.
Setelah beberapa kali pertemuan, akhirnya muncul keinginan untuk membentuk BTNI.
Tokoh-tokoh sepuh termasuk Eros sendiri lantas mendorong Vincent untuk menjadi ketum BTNI.
"Saya sebenarnya agar keberatan, meski saya sudah terbiasa berkegiatan kebangsaan.
Akhirnya Mas Eros terus mendorong dan saya didaulat untuk memimpin BTNI," kata Vincent.
Vincent mengikuti perjalanan sang ayah dalam kegiatan lintas agama bersama almarhum Nurcholish Madjid.
| Prabowo: Jika Pemerintah Dinilai Buruk, Rakyat Punya Hak Mengganti Lewat Pemilu |
|
|---|
| Legislator PDIP Minta Purbaya Transparan soal Ruang Fiskal Hadapi Lonjakan Harga Minyak Mentah |
|
|---|
| Anggota Komisi IX DPR Ingatkan Kesiapan Pemerintah Hadapi Dampak El Nino di Sektor Kesehatan |
|
|---|
| Presidium Relawan 08 Minta Saiful Mujani Klarifikasi Soal Pernyataan Kontroversial |
|
|---|
| Dukung Perampasan Aset Masuk RUU Narkotika, Said Aqil: Kalau Serius Ya Harus Total |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Raker-Pertama-Bhinneka-Tionghoa-Nasionalis-Indonesia.jpg)