Berita Nasional
Anggota Komisi IX DPR Ingatkan Kesiapan Pemerintah Hadapi Dampak El Nino di Sektor Kesehatan
Edy menekankan perlunya langkah pencegahan yang proaktif baik oleh pemerintah pusat maupun daerah agar dampak El Nino tidak meluas.
Ringkasan Berita:
- Edy Wuryanto dorong pemerintah antisipasi dampak El Nino untuk kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.
- El Nino berpotensi picu peningkatan ISPA, dehidrasi, dan gangguan kesehatan akibat kemarau berkepanjangan.
- Upaya proaktif mencakup kesiapan puskesmas, tenaga kesehatan, obat, dan alat pelindung seperti masker.
- Edukasi pola hidup sehat dan koordinasi antar lembaga penting untuk mitigasi dini dampak El Nino.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP, Edy Wuryanto mendesak pemerintah untuk segera meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino, terutama pada sektor kesehatan masyarakat.
Menurutnya, langkah antisipasi ini sangat penting guna menekan lonjakan kasus penyakit yang dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem.
Edy menjelaskan bahwa El Nino, yang biasanya ditandai dengan musim kemarau berkepanjangan, berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan, antara lain peningkatan kasus
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dehidrasi, serta gangguan kesehatan lainnya.
“Kita harus siap sejak awal. Dampak El Nino ini tidak hanya soal kekeringan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan,” ujar Edy kepada Parlementaria usai Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI dengan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4).
Dia menekankan perlunya langkah pencegahan yang proaktif baik oleh pemerintah pusat maupun daerah agar dampak El Nino tidak meluas.
Baca juga: Indonesia Bersiap Hadapi Godzilla El Nino Sebagai Puncak Musim Panas 2026
Salah satu upaya yang diusulkan adalah memperkuat layanan kesehatan primer di berbagai fasilitas kesehatan.
“Puskesmas dan fasilitas kesehatan harus disiapkan, termasuk tenaga kesehatan, obat-obatan, serta alat pelindung seperti masker,” tegas Legislator Fraksi PDI Perjuangan dapil Jawa Tengah III itu.
Selain itu, Edy juga mendorong agar dilakukan edukasi yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat di musim kemarau, seperti menjaga kecukupan cairan tubuh dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Ia pun menegaskan bahwa koordinasi antarlembaga menjadi faktor penentu keberhasilan dalam menghadapi fenomena ini, khususnya antara Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
“Jangan sampai kita terlambat merespons. Mitigasi harus dilakukan sejak dini agar dampaknya bisa diminimalisir,” pungkasnya.
| Dukung Perampasan Aset Masuk RUU Narkotika, Said Aqil: Kalau Serius Ya Harus Total |
|
|---|
| Perkuat Cadangan Minyak Nasional, Polri dan kementerian ESDM Bentuk Satgas Illegal Drilling |
|
|---|
| Kick-Off Pelatihan Vokasi 2026, Menaker Yakinkan 10.504 Peserta Langsung Kerja |
|
|---|
| Mahfud MD: Kepemimpinan Prabowo Mulai Melenceng dari Gagasan di Buku Paradoks Indonesia |
|
|---|
| Bekasi Titik Konsolidasi Demokrat, Kekuatan Saksi Digenjot dan Figur Muda Uki Ifwa Curi Perhatian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Potret-Anggota-Komisi-IX-DPR-RI-dari-Fraksi-PDIP-Edy-Wuryanto.jpg)