Kamis, 14 Mei 2026

Pilpres 2024

Prabowo Bangga dengan Cara Gibran Debat Capres: Rakyat Ingin Segera Pemilu Datang

Prabowo Subianto ucapkan rasa bangga kepada pasangannya yakni Gibran Rakabuming Raka usai debat cawapres kedua

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Dian Anditya Mutiara
Wartakotalive/Alfian Firmansyah
Prabowo bersama Gibran usai hadir debat di JCC Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024) 

Lembaga survei Charta Politika Indonesia merekam mandeknya elektabilitas pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Januari 2024.

Hasil survei terbaru Charta Politika periode Januari 2024, angka elektabilitas Prabowo-Gibran anjlok dibandingkan periode Desember 2023.

Angka elektabilitas Prabowo-Gibran periode ini tak sampai 50 persen, tetapi hanya mampu di 42,2 persen.

Sementara elektabilitas Prabowo-Gibran pada Desember lalu ada di posisi 43,8 persen.

Elektabilitas Prabowo-Gibran tersendat di angka 40-an sejak November tahun lalu.

Kini jelang kurang dari sebulan hari H Pilpres 2024, elektabilitas keduanya betah di putaran angka tersebut.

"Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming (42,2 persen) menjadi pilihan tertinggi responden pada pertanyaan tertutup, di atas Ganjar Pranowo - Mahfud MD (28, persen)"

"dan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (26,7 persen)" katanya Ketua Peneliti Charta Politika, Nahrudin lewat keterangan tertulis hasil survei Charta Politika Indonesia, Minggu (21/1/2023).

Mandeknya elektabilitas paslon 02 mengindikasikan penyelenggaraan Pilpres 2024 satu putaran sulit terjadi.

Terlebih lagi Charta Politika juga merekam keteguhan responden akan pilihannya saat ini.

Sebanyak lebih dari 70 persen responden mengaku sudah mantap akan memilih paslon pilihannya pada saat hari H Pilpres 2024 mendatang.

Tingkat undecided voters (pemilih yang belum menentukan pilihannya) juga sudah terbilang rendah, yakni berada di bawah 5 persen. Sementara sisanya masih belum teguh atas pilihannya.

"Sebanyak 75,7 persen responden menyatakan sudah mantap dengan pilihannya saat ini" katanya.

Charta Politika melakukan survei pada kurun 4-11 Januari 2024 lalu.

Menyasar masyarakat Indonesia dengan usia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih dan dengan jumlah sampel 1.220 responden.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved