Minggu, 26 April 2026

HUT PDIP

Kali Ini Serius, Megawati akan Perkarakan Siapapun yang Membully, Sudah Siapkan Pengacara

Megawati Soekarnoputeri serius dia akan menyeret ke pengadilan siapapun yang melakukan perundungan terhadap dirinya selama Pemilu.

Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Rusna Djanur Buana
warta kota/alfian firmansyah
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri baru saja tiba di Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2024), untuk peringati HUT ke-51 PDIP. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hadir dan memberikan pidato politiknya di HUT ke-51 PDIP di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2024).

Dalam pidatonya, Megawati meminta agar dirinya tidak di-bully saat kampanye di pemilihan umum atau pemilu 2024 saat ini. 

"Jangan macam-macam, jangan saya di-bully," kata Megawati. 

Lantas Megawati menyebut jika ia telah memiliki pengacara jika ada yang melakukan perundungan kepada dirinya. 

"Saya sudah punya loh yang namanya pengacara-pengacara, saya tepat janji loh.

Waktu sebelumnya saya mau di-bully terserah aja, tapi saya pernah katakan jangan saya di-bully ketika Pemilu. Saya bukan nakutin, itu kata kebenaran saya," tutur Megawati. 

Baca juga: Ternyata PDIP Memang Sengaja Tidak Undang Jokowi pada Acara HUT Partai, Pemerintah Diwakili Wapres

Pada kesempatan yang sama Megawati menyebut calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung partainya bersama  PPP, Perindo, dan Hanura yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud Md, memiliki tiga syarat sebagai pemimpin.

"Pertama, mereka saya lihat energik. Energi dan stamina sangat diperlukan memimpin sebuah negara kepulauan terbesar di dunia,"  kata Megawati. 

Lanjut Megawati, dirinya pun bercerita saat mengelilingi Indonesia, ia saat berkeliling  bukan hanya mengunjungi kota lalu diterima dengan gemerlap, melainkan juga bertemu akar rumput. 

"Saya duduk di bawah dengan mereka. Saya dengarkan cerita dan kesedihannya, tidak  bisa keliling republik yang begini besar, lautan kita lebih besar dari kepulauannya," ujar Megawati. 

Selanjutnya Megawati juga menyinggung banyak orang yang masih berpikir Indonesia layaknya benua.

Padahal, menurutnya Indonesia merupakan "The biggest archipelago in the world".

"Capek loh kalau mesti benar keliling Indonesia sampai kampung-kampung gitu. Tapi nggak apa-apa. Saya senang," tutur Megawati. 

Baca juga: Absen di HUT PDIP, Jokowi Pilih Bertemu Ferdinand Marcos Jr di Filipina

Kemudian Megawati membeberkan syarat kedua, menurutnya Ganjar dan Mahfud merupakan sosok cerdas. 

Khusus untuk Ganjar, Megawati mengaku selalu mengamati eks gubernur Jawa Tengah itu layaknya kader-kader lain demi memuluskan kaderisasi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved