Nataru

Kadin Prediksi Perputaran Cuan saat Nataru Tembus Rp 80,250 triliun, Ini Alasannya

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi perputaran cuan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 menembus Rp 80 triliun lebih.

Istimewa
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan Kadin Indonesia memprediksi perputaran cuan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 menembus Rp 80 triliun lebih. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi perputaran cuan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 menembus Rp 80 triliun lebih.

Angka ini mengacu pada data Kementerian Perhubungan RI bahwa jumlah orang yang akan melakukan libur Nataru mencapai 107 juta orang atau setara dengan 26.750.000 keluarga.

“Jika kita asumsikan seperti pada mudik Idulfitri yang lalu membawa rata-rata 3 juta per keluarga maka potensi perputaran uang selama libur Natal dan Tahun baru 2023 diperkirakan mencapai Rp 80,250 triliun,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang dari keterangannya pada Selasa (19/12/2023).

Menurut dia, jumlah tersebut berpotensi lebih, namun jika dihitung dengan asumsi moderat minimal Rp 80 triliun.

Baca juga: Libur Nataru, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Capai 200 Orang per Hari, Ngabila: Masih Terkendali

Liburan ini tentunya akan dimanfaatkan masyarakat bersama keluarga secara normal, karena tidak ada lagi pembatasan seperti tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19.

Kata dia, dengan perputaran uang sebesar tersebut tentunya sangat strategis memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian daerah dan nasional.

Terutama, lanjut dia, pertumbuhan ekonomi triwulan IV yang ditargetkan bisa mencapai 5 persen lebih, hal ini mengingat pertumbuhan ekonomi di kuartal III hanya mencapai 4,94 persen.

“Berbagai Sektor yang yang akan menikmati kue perputaran uang selama libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 seperti pariwisata beserta turunannya. Misal hotel, motel, vila, apartemen, restoran, cafe, pusat perbelanjaan/mall, pusat hiburan dan wisata, kuliner khas daerah, pusat oleh oleh dan aneka produk UMKM termasuk warung dan mini market,” ungkapnya.

Baca juga: AP II Kerahkan 4.000 Personel Gabungan dan Tim Jibom di Bandara Soekarno-Hatta Saat Libur Nataru

Tidak terkecuali, sambung dia, sektor transportasi seperti pesawat terang, kereta api, bus, transportasi berbasis aplikasi, jasa logistik pengiriman barang.

Bagi masyarakat yang merayakan Natal di kampung halaman atau bersama keluarga tentu mereka akan melakukan tradisi tahunan dengan membeli baju baru, aneka pernak pernik aksesoris Natal dan belanja kebutuhan makanan dan minuman.

“Artinya animo masyarakat yang akan melakukan liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang mencapai 107 juta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan daya beli masyarakat atau konsumsi rumah tangga yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2023,” jelasnya. (faf)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved