Virus Covid19
Libur Nataru, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Capai 200 Orang per Hari, Ngabila: Masih Terkendali
Saat ini libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) sudah dimulai. Tapi ingat, kasus covid-19 saat ini cenderung naik.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta sampaikan kasus positif Covid 19 di Jakarta pada pekan ini mencapai 200 kasus per hari.
Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan hampir 90 persen kasus tersebut ialah Orang Tanpa Gejala (OTG).
Baca juga: Kasus Covid-19 Kembali Merebak, KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Prokes kepada Penumpang
"Hampir 90 persen kasus positif COVID-19 di Jakarta adalah orang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan, isoman 3-5 hari di rumah akan sembuh," kata Ngabila, Minggu (17/12/2023).
Namun, Ngabila menuturkan kondisi dari kasus tersebut masih dapat terkendali.
Sebab jika melihat dari pemakaian tempat tidur di Rumah Sakit (RS), jumlah penggunaannya terkategori sedikit.
"Kondisi masih sangat terkendali. Pemakaian tempat tidur di RS sekira lima persen dari total tempat tidur yang disediakan atau sekitar 50-60 pasien yang sedang di rawat inap di RA (10 persen dari kasus aktif positif di Jakarta)," ujarnya.
Baca juga: DISKUSI JAKPRO: Pulih Setengah Hati Usai Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 2023 Melambat
Berkaitan dengan hal tersebut, Ngabila mengimbau kepada masyarakat untuk melengkapi vaksinasi Covid 19.
Hingga Minggu (17/12/2023) total vaksinasi di Jakarta menduduki posisi pertama berjumlah 12.592.988 (134,2 persen), dosis kedua 10.955.959 (116,77 persen), dosis ketiga 5.546.155 (74,99 persen) dan dosis 4 724,553 (9,8 persen), sementara dosis kelima hanya 52 orang.
Kini untuk vaksinasi yang terdapat di puskesmas kecamatan kawasan Jakarta, RSUD Tarakan, dan Klinik Balai Kota DKI Jakarta adalah jenis Inavac.
"Di RSUD Tarakan Senin-Sabtu jam 08.00 WIB-12.00 WIB, Klinik Balai Kota DKI Jakarta Senin-Jumat jam 13.00 WIB-16.00 WIB, dan seluruh pskesmas kecamatan DKI Jakarta di jam kerja," lugasnya.
Ngabila mengungkapkan jika masyarakat ingin mendapatkan vaksin Covid 19 dapat langsung datang ke lokasi tanpa perlu mendaftar sebelumnya.
Semua layanan vaksinasi DKI Jakarta ke-5 gratis untuk seluruh warga KTP Indonesia usia 18 tahun ke atas sesuai SE Kemenkes RI 15 Desember 2023.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI terus mencegah penyebaran Covid-19 sub varian EG5 yang masuk ke Indonesia sejak beberapa pekan terkahir.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, Covid-19 Omicron dengan sub varian EG5 ini masuk ke Indonesia setelah masyarakat berlibur keluar negeri.
"Jadi buat teman-teman dari luar negeri sebaiknya memang begitu pulang dites, apalagi sudah merasa tak enak badan," matanya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ngabila-Salama12.jpg)